analisamedan.com - Peredaran narkoba seakan tak terbendung. Saat ini banyak masyarakat Medan mengeluhkan anaknya korban terjerumus pecandu narkoba.
Dampaknya, tindak kejahatan pencurian meningkat mulai dari rumah sendiri hingga ke lingkungan.
Para orang tua semakin resah melihat tingkah anaknya bertindak jahat mencuri segala isi rumah untuk membeli narkoba. Aparat kepolisian seakan tutup mata melihat persoalan itu apalagi untuk memberantas narkoba.
Masyarakat seakan putus asa, dan hanya bisa mengobati anaknya masuk panti rehabilitasi Narkoba. Ternyata untuk biaya rehabilitasi narkoba milik swasta cukup mahal, sehingga banyak warga yang tidak sanggup biaya rehabilitasi dan akhirnya membatalkan anaknya masuk panti rehab.