UZAN : Dinasti yang Sudah Kuat Mengakar pun Bisa Tumbang, Ini Syaratnya !

El-Khair
analisamedan.com/el-khair
Tokoh agama dan praktisi rukyah syariah Ustaz Zainal Abidin Nasution

analisamedan.com - Sebuah dinasti dengan kekuasaan yang sudah kuat mengakar pun bisa tumbang. Banyak fakta dan kisah inspiratif yang menunjukkan golongan sedikit dapat mengalahkan golongan banyak, kecil mengalahkan besar."Semuanya dengan izin Allah. Biiznillah" ungkap tokoh agama Kabupaten Deliserdang Ustaz Zainal Abidin Nasution (UZAN) kepada analisamedan.com, Jumat (28/6) menyikapi situasi politik jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di Indonesia 27 Nopember 2024 mendatang.Perjuangan yang dilandaskan dengan bersandar kepada Allah akan mengantarkan kepada keberhasilan. Sebab Allah Mahakuasa hanya mengatakan 'kun fayakun', maka pasti terjadi. Karena itu bila perjuangan sudah disandarkan kepada Allah, maka jangan jauh-jauh dari-Nya.UZAN menguraikan kisah inspiratif yang diceritakan Allah dalam Alquran surat Albaqarah ayat 251 berkisah tentang Nabi Daud as yang berperawakan lebih kecil dari musuhnya Jalut yang lebih besar dan kuat secara fisik serta perlengkapan bertarung.Izin AllahNamun dengan izin Allah, Nabi Daud as mendapatkan kemenangan dari pertarungan tersebut bahkan sebagai bentuk rahmat-Nya dikaruniakan pula kerajan serta hikmah lainnya seperti, bisa melunakkan besi hanya dengan tangannya."Semangat. Jangan takut berjuang. Bersandarlah kepada Allah. Jangan bersandar kepada manusia atau tokoh yang diusung. Itu salah dalam bertuhan. Semuanya bersandar kepada Allah," tegasnya.Dalam berpolitik juga harus bersandarkan kepada Allah. Banyak orang berpandangan sebuah dinasti atau kekuasaan yang sudah kuat akan sulit ditumbangkan. Lawan politik pasti akan menjatuhkan mental dengan mengeluarkan kalimat pesimis."Kalau dia tidak bisa diimbangi. Uangnya tidak ada lagi nomor serinya. Tapi kita punya Allah. Allah beserta kita, selama kita mendekatkan diri kepada Allah," terang UZAN.UZAN yang juga praktisi Rukyah Syariah memaparkan kisah Nab Musa as dan umatnya saat dikejar pasukan Firaun sampai ke laut merah. Umat Nabi Musa as mengalami kecemasan dan dicekam ketakutan ketika pasukan Firaun sudah mulai mendekati mereka.Dengan izin Allah, tongkat Nabi Musa as menjadi sebab mereka selamat saat dihentakkan ke laut Merah kemudian terbelah dan umatnya kemudian berlari memasuki laut terbelah hingga sampai ke seberang. Sementara pasukan Firaun yang terus mengejar akhirnya tenggelam setelah laut Merah menyatu kembali setelah umat Nabi Musa as selamat."Nabi Musa sendiri tidak tahu bahwa tongkatnya menjadi sebab penyelamat mereka. Nabi Musa hanya mengatakan, Allah beserta kita,"urai UZAN.UZAN memotivasi mereka yang maju dan terlibat dalam pilkada agar menyandarkan semua ikhtiar politiknya hanya kepada Allah dan tidak takut dengan kekuatan apa pun meski harus berhadapan dengan kekuasaan yang sudah kuat mengakar."Secara politik, kalau tidak sekarang (momen pilkada) kita tumbangkan dinasti itu, jangan harap bisa ditumbangkan. Artinya, pasukan Daud as diberikan semangat untuk menang. Ingat rejeki itu Allah yang kasih,"tegasnya.Senjata dan PasukanUZAN juga mengungkapkan, bahwa setiap tokoh yang muncul pasti ada senjatanya yakni, lidah. Ada lidah nyata dan tersembunyi yakni, doa yang ikhlas. Diyakini, bila majunya seorang tokoh yang bersandarkan kepada Allah Swt, maka di belakangnya akan banyak orang-orang yang ikhlas lidahnya memohon doa kepada Allah agar perjuangan tersebut dimenangkan-Nya.Bahkan akan ada pasukan Allah yang tidak terlihat dengan kasat membantu sebuah perjuangan seperti pasukan malaikat tidak terlihat kasat mata yang dikirimkan Allah Swt kepada umat Islam pada saat perang Badar Kubro."Perang Badar Kubro itu jumlah umat Islam dengan kafir quraisy itu tidak seimbang baik jumlahnya tentaranya maupun senjata serta perbekalan perangnya. Tapi kalau Allah sudah berkehendak, jadilah. Menang umat islam saat itu," paparnya.UZAN juga mengingatkan, orang-orang yang melandaskan perjuangannya karena Allah, dia tidak akan pernah kecewa dengan apa pun hasilnya termasuk ketika mengalami kekalahan. Sebab semua takdir Allah adalah kebaikan untuk dirinya sehingga tidak akan pernah merasa kecewa.

Penulis
: air
Editor
: sugiatmo

Tag:

Berita Terkait

Politik

Ribuan Jemaah dan Tokoh Agama Hadiri Zikir "Suara Hati Menuju Pilkada Damai" di Ponpes Al Kautsar

Politik

Paslon Putra Mahkota Alam -Achmad Fauzan Jadi Harapan Baru Bagi Kabupaten Palas

Politik

Diusung 8 Parpol, Ribuan Pendukung Antar Putra Mahkota Alam-Achmad Fauzan Mendaftar ke KPU Palas

Politik

Aksi Masyarakat Sipil Sumut Tolak Dinasti Politik Dalam Pilkada

Politik

Partai Golkar dan Gerindra Usung Pasangan Putra Mahkota Alam- Achmad Fauzan di Pilkada Palas

Politik

NasDem Dukung Pasangan Putra Mahkota - Achmad Fauzan Pilkada Palas