analisamedan.com - Pilkada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Padanglawas(Palas) berpotensi kotak kosong, bila seluruh partai pada akhirnya bergabung dan berkoalisi mendukung Putra Mahkota Alam Hasibuan.
Bila kondisi itu benar terjadi, maka akan menjadi yang pertama kalinya dalam Pilkada Padanglawas(Palas) setelah mekar selama 17 tahun,hanya satu pasangan bakal calon kandidat yang maju untuk melawan kotak kosong.
"Sangat mungkin itu terjadi ya. Apalagi kalau kita melihat bahwa kekuatan dan dukungan sejumlah partai politik yang condong untuk mendukung satu pasangan bakal calon kandidat saja," kata seorang Pengamat Politik lokal, Tongku Khalik Hasibuan,Kamis(8/8/2024) menyikapi dukungan partai hanya satu pasangan bakal calon di Pilkada Palas.
Ia menyampaikan, bahwa dukungan partai-partai saat ini condong memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon saja,Putra Mahkota Alam Hasibuan -Achmad Fauzan Nasution.
Menurutnya, besarnya dukungan partai politik ini bisa jadi modal yang cukup untuk mengusung satu pasangan cabup dan cawabup di Kabupaten Palas.
Terlebih, koalisi antar partai ini yang memberikan dukungan hanya satu pasangan bacalon saja, memiliki peluang strategis untuk memenangkan Pilkada di Kabupaten Palas.
"Sehingga kemungkinan adanya calon tunggal di Pilkada serentak tahun 2024 di Kabupaten Palas, potensi untuk kotak kosong sangat besar," kata Tongku Khalik Hasibuan yang juga mantan anggota DPRD Kabupaten Palas Priode 2009-2013.
Meski begitu,lanjutnya melawan kotak kosong juga tidak berarti akan mudah bagi siapa pun kandindatnya nanti,sehingga dibutuhkan kerja keras tim pendukung bakal calon yang diusung koalisi partai, bisa jadi justru kotak kosong yang akan menang.
Represtase partisipasi pemilih harus mencapai 50 persen ditambah 1 suara sah yang harus dicapai oleh pasangan tunggal. Jika persentase itu bisa tercapai tentu calon tunggal akan melenggang untuk posisi Palas 1 dan 2 di Kabupaten Palas, pungkasnya. (Ibnu)