analisamedan.com -Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan sampaikan kritik dan saran atas penjelasan program-program skala prioritas yang dilakukan Walikota Medan Bobby Afif Nasution untuk kesempurnaan R APBD TA 2024. Salah satu kritik itu mendorong Pemko Medan agar mampu memaksimalkan keberadaan Rumah Sakit (RS) Pirngadi Medan dan RS Bachtiar Djafar sebagai RS (Badan Umum Layanan Daerah (BULD).
Kritik dan saran itu disampaikan sekretaris Fraksi DPRD Medan Drs Daniel Peinem dalam paripurna DPRD Medan agenda pemandangan umum fraksi fraksi DPRD atas penjelasan Walikota terhadap Ranperda Kota Medan tentang R APBD Tahun Anggaran 2024, di ruang paripurna gedung dewan, Senin (25/9/2023).
Menurut Daniel, ada pun kritik dan dorongan itu guna memaksimalkan pelayanan kesehatan gratis di kota Medan seiring mensukseskan program Universal Healt Coberage (UHC) Jaringan Kesehatan Medan Berkah (JKMB) yang dicanangkan Pemko Medan-DPRD Medan.
Diuraikan Daniel Pinem, terkait program bidang kesehatan, pihaknya sangat mengapresiasi atas capaian peningkatan mutu dan pelayanan kesehatan di Kota Medan yang semakin baik dan berkualitas. Baik dari sisi tenaga medis, alat kesehatan yang digunakan maupun infrastruktur kesehatan lainnya yang semakin meningkat termasuk yang diluncurkannya program UHC.