analisamedan.com - Kepala Madrasah Yayasan Perguruan Bina Santri, Fajar Chairani Nasution, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur dengan prestasi seluruh siswa Kelas XII Madrasah Aliyah Bina Santri yang 100 persen berhasil masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) baik melalui jalur undangan dan testing.
"Ini wujud nyata komitmen madrasah untuk mendidik anak dapat meraih prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik, " kata Fajar Chairani di Aula Yayasan Perguruan Bina Santri Jalan Pasar 3 Medan, Sabtu (20/6/2026).
Dia menyampaikan itu ketika memberikan sambutan pada wisuda sekaligus pelepasan santri Yayasan Perguruan Bina Santri Medan juga mengingatkan kepada siswa untuk menjaga nama baik madrasah, sebab tantangan sesungguhnya bagi siswa adalah ketika berada di lingkungan kehidupan sehari-hari.
"Di madrasah ini para santri belajar dengan meminimalisir pemakaian android, menanamkan adab, menggali ilmu dengan standar keislaman yang kuat," ungkapnya.
Dikatakan, pembatasan penggunaan gawai tersbut mengingat penggunaan gawai di kalangan siswa ataupun pelajar sudah sangat mengkhawatirkan. Padahal penggunaan gawai secara berlebihan akan merusak kemampuan kognitif atau seluruh aktivitas mental yang berkaitan dengan proses pemahaman, perolehan, pengolahan, dan penggunaan pengetahuan.
Karena itu, ungkapnya santri minimal dalam menggunakan gawai atau handphone berbasis android. Tapi para santri lebih dipripritaskan menggunakan media pembelajaran secara langsung dan tentunya tetap dengan meminimalisir pemakaian gawai.