analisamedan.com - "Gunakanlah mata lebah dalam pemberitaan, jangan gunakan mata lalat," ujar Wakil Rektor IV Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Prof Dr Muzakir MAg, saat membuka acara media gathering dan outbound bersama mitra media, Rabu (22/08/2023) di Dusun Kreatif Lembah Buluh Nipis Birubiru, Deliserdang.
Menurut Muzakir, lebah selalu mencari yang indah-indah dan menghasilkan madu yang manis. Mata lebah selalu tertuju kepada bunga-bunga yang sedang mekar. Artinya, seorang wartawan jika menggunakan prinsip mata lebah dalam pembuatan berita, maka akan menyajikan berita-berita yang postif.
Sebaliknya jika perinsip menggunakan mata lalat, maka informasi yang disampaikaan selalu bernada negatif. Karena sangat sulit untuk memberikan kepercayaaan kepada lalat kalau bunga itu indah.
"Memakai mata lebah maka yang nampak keindahan. Sedangkan memakai mata lalat, meski dia yang bersih dan indah tapi seolah olah tertutup. Bau busuk dan sampah saja sasarannya," ujar Muzakir memberi tamsilan.
Saat ini, ujar Guru Besar bidang tasawuf ini, UIN Sumut urutan 6 besar universitas peminat terbesar di Indonesia.