analisamedan.com -Kapolda Sumatra Utara, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi diminta serius untuk menangkap para pelaku yang memperkosa dan membunuh siswi SMK Kelas I, Fuji boru Sagala di Medan yang terjadi pada Jumat 1 Desember 2023 lalu
"Bapak Kapolda beberapa pelaku masih berkeliaran, tolong ditangkap para pelakunya, perbuatannya sudah sangat keji, memperkosa anak perempuan yang masih sekolah hingga meninggal dunia setelah sebelumnya mencecoki mulut korban dengan obat," tegas Sekretaris Aliansi Jurnalis Warga Indonesia (AJWI) Sumut, Franzul M Sianturi, S.E, S.H kepada AnalisaMedan.com, Selasa(5/12/2023).
Dalam berbagai informasi yang dihimpun, korban ditemukan sudah tidak sadarkan diri di sebuah kamar kost yang gelap di Jalan Jamin Ginting. Meski, sempat dibawa ke Rumah Sakit Adam Malik Medan, namun nyawa korban sudah tidak tertolong lagi.
Para pelaku biadab yang diduga lebih dari satu orang ini kabarnya masih berkeliaran dan tidak kunjung ditangkap. Sehingga, jika para pelaku dibiarkan, maka para penjahat dan pembunuh ini akan merajalela menjalankan aksinya yang mengancam para pelajar di Sumut.
"Intinya harus ditangkap, harus diburu kemana pun dia bersembunyi. Jika para pelaku masih berkeliaran maka anak anak perempuan di daerah ini akan terancam hidupnya, atau kalau kepolisian tidak sanggup, libatkan saja TNI atau libatkan masyarakat untuk ikut mencari pelaku," tegasnya.
Sementara itu, informasi dari kepolisian Polresta Medan, Polisi telah mengamankan pelajar, berinisial WAS (17), yang memperkosa siswi SMK, PJS (15), di kos daerah Jalan Jamin Ginting, Kota Medan, hingga berujung tewas. Kini, status WAS ialah tersangka dan sudah ditahan.
"Satu pelaku sudah diamankan (WAS). Pelaku yang di bawah umur (pelajar) ini statusnya tersangka dan ditahan," kata PS Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa kepada detikSumut, Selasa (5/12/2023).
"Sejauh ini kami dapati memang korban sebelumnya mengalami kekerasan seksual (pemerkosaan). Untuk lengkapnya, nanti akan disampaikan," ujarnya.