analisamedan.comMenteri Pertahanan Republik Indonesia (MenhanRI)
Prabowo Subianto akan membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas )Badan Komunikasi PemudaRemaja Masjid Indonesia (BKPRMI) tahun 2023 di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (11/03/2023) mendatang. Rapimnas berlangsung hingga Senin (13/03/2023).
Demikian disampaikan Ketua Umum DPP BKPRMI H Datuk Said Aldi AlIdrus didampingi Dirnas LPPDSDM Dr Nanang Mubarok,Dirnas LPPTKA GunawanHS,Dirnas LPPKS Herianto,Yudi Haria dan Neneng Anita Tursia usai bersilaturahmidengan Menhan RI Prabowo Subianto di Jakarta, Rabu (08/03/2023).
Said Aldi menjelaskan dalam Rapimnas itu nantinya,BKPRMI akan merumuskan dan mengesahkan beberapa keputusan penting untukorganisasi, kaderisasasi dan pembinaan umat.
BACA JUGA :Said Aldi Al Idrus : Singapore Muslim Festival 2023 Momentum Promosi Artefak Rasulullah Bagi Generasi Muda Islam
"Beberapa keputusan penting itu adalah waktupelaksanaan Munas BKPRMI dan pelaksanaan MTQ Antara Bangsa serta Jambore RemajaMasjid se-ASEAN yang dimulai April dan Juni 2023 mendatang," ujar Said Aldikepada wartawan melalui keterangan tertulis, Kamis (9/3/2023).
Said Aldi merinci keputusan-keputusan penting pada RapimnasBKPRMI tersebut sebagai bentukpemberdayaan organisasi yang bermanfaat bagi kader BKPRMI diseluruh Indonesia,kemaslahatan umat dan sinergisitas dengan berbagai pihak baik pemerintah,organisasi keumatan dan organisasi sosial kemasyarakatan.
Menurut Said Aldi, Rapimnas tahun 2023 BKPRMIyang dibuka oleh Menhan RI H Prabowo Subianto merupakan momentum pembinaankader dalam menghadapi Tahun politik kedepan. Sehingga kepada seluruh kaderBKPRMI diimbau agar memberikan ide gagasan untuk kemajuan BKPRMI hari ini danakan datang.
"Rangkaian Rapimnas BKPRMI Tahun 2023 ini jugadilaksanakan Wisuda 3000 santri BKPRMI dan ini merupakan bentuk kepedulianBKPRMI kepada bangsa dalam memberantas Buta Aksara Al Quran di Indonesia,"bebernya.
Lebih lanjut Said Aldi menerangkan bahwa daririset yang dilakukan terdapat berkisar 65 persen umat Islam Indonesia tidakbisa membaca Alquran.
"Jadi kalau 223 juta itu penduduk Indonesiaadalah beragama Islam. 65 persennya, umat Islam Indonesia tidak bisa membaca Alquran dan buta secaraumum," cetunya.
Said Aldi juga mengungkapkan, BKPRMI telahmelakukan sejumlah hal guna mengentaskan buta huruf Alquran secara umum diIndonesia dan menargetkan 10 tahun ke depan Indonesia bisa Zero Buta Aksara Alquran.
"Danupaya kita saat ini yakni mencetak generasi Qurani melalui LPPTKA BKPRMImembangun spot Rumah Tahfidz, Majelis Taklim, serta diskusi di Medsosoleh LPPDSDM dan LPPKS BKPRMI. Itu sudah berlangsung selama 4 tahun terakhirini," paparnya.
"PerkembanganRumah Tahfidz dan TPA LPPTKA BKPRMI beberapa tahun ini sudah sangat pesatperkembangan juga berkat peran seluruh kader BKPRMI di seluruh Indonesia,"pungkasnya.
Hal senada juga dikatakan Ketua Panitia Rapimnas BKPRMI H Hardyansyahyang mengatakan pada kegiatantersebut nantinya juga akan dilakukan peletakan batupertama pembangunan Kantor DPP BKPRMI di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan wisuda3000.
"Jugaakan dihadiri Ketua Umum DPW dan Ketua MPW BKPRMI se Indonesia yang nantinya akanmerumuskan dan mengesakan beberapa keputusan penting bagi organisasi,kaderisasasi dan pembinaan ummat," pungkasnya.