analisamedan.com - Setidaknya dua rumah warga di kawasan Parbaju Julu Hutabarat, Kecamatan Tarutung, Tapanuli Utara dibobol maling saat ditinggal keduanya untuk beribadah malam Natal pada Selasa, 24 Desember tadi malam. Informasi yang dihimpun analisamedan.com, Rabu, 25 Desember 2024, kedua pemilik rumah yang "diobok-obok" maling itu yakni Cahaya br Hutabarat pensiunan guru dan Jubel Pakpahan yang merupakan pegawai Rutan Tarutung. Keduanya mengetahui rumah dibobol saat pulang ibadah pukul 22.00 wib, dan korban Cahaya lebih dahulu melihat teras rumahnya sudah terbuka dan satu unit sepeda motor Honda Vario yang biasanya terparkir teras rumah sudah lenyap. Cahaya pun histeris berteriak, sehingga mengundang warga untuk datang, warga pun datang dan melihat rumah Cahaya dan selanjutnya warga menemukan jendela kamarnya juga sudah rusak serta lemari pakaiannya juga telah diacak-acak.Tidak lama korban satu lagi Jubel Pakpahan pulang dari ibadah, ia dan istrinya juga histeris melihat kamarnya sudah berantakan dan ditaksir sebanyak 78 gram emas perhiasan juga dicuri para komplotan maling. Kedua korban pun tampak histeris dan lesu di malam Natal. Suasana damai Natal yang selama ini aman di Kota Tarutung berubah menjadi musibah dan menakutkan. Petugas kepolisian dari Polres Tapanuli Utara kabarnya masih melakukan penyelidikan dan melakukan cek TKP, belum ada keterangan resmi dari kepolisian. Praktisi hukum, yang merupakan putra Kota Tarutung, Adv Franzul M Sianturi, S.E,S.H mendorong kepolisian Polda Sumatra Utara harus segera menangkap para pelaku pencuri di Kota Tarutung."Kejadiannya ini malam Natal, malam teduh setiap umat Kristen di belahan dunia, apalagi Kota Tarutung kota Rohani, apakah ini harus dibiarkan, Bapak Kapolda harus tangkap dan penjarakan para pelaku itu," tegas pria asal Simaung Maung Dolok ini.