Kejari Diminta Periksa Anggaran MBG dan IPAL SPPG di Padangsidimpuan

Amir Hamzah Harahap
Ilustrasi
analisamedan.com -Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan diminta segera melakukan pemeriksaan pada seluruh dapur SPPG Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Rabu (04/03/2026).Banyaknya orang tua siswa dan masyarakat yang mengeluhkan program yang digagas Presiden Prabowo tersebut dinilai tidak direalisasikan dengan baik.Pasalnya, menu makan bergizi gratis dan besaran anggaran banyak diprotes oleh sejumlah kalangan. Sebab, tidak sesuai dengan realisasi pada saat penyaluran MBG tersebut.Kepada wartawan, Ketua IMM Tapsel-Padangsidimpuan Tobat Wahyudi mengatakan, polemik dalam pusaran Makan Bergizi Gratis di Kota Padangsidimpuan perlu diperiksa oleh Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan."Lapor pak Kajari Padangsidimpuan. Tolong periksa seluruh dapur MBG selaku penyedia, sudah banyak keluhan para orang tua siswa dan masyarakat," ungkap Tobat. Sarjana Ilmu Politik UM-Tapanuli Selatan tersebut mengindikasikan adanya dugaan mark-up atau permainan harga dalam penyediaan MBG yang disalurkan ke sejumlah sekolah di Kota Padangsidimpuan."Dugaan menunya tidak sesuai dengan harga yang ditetapkan Pemerintahan era Prabowo Subianto. Jika ada indikasi permainan harga pada MBG, Tolong Bapak Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan untuk menindak tegas," ucapnya.Tidak hanya itu, temuan roti berjamur yang disalurkan ke sekolah dasar di Padangmatinggi mengindikasikan adanya suatu hal yang perlu diungkap para penegak hukum terhadap dapur MBG tersebut."Salah satu contoh, ada temuan roti berjamur di salurkan ke SD 2 Padangmatinggi. Seperti ini akan membahayakan para pelajar penerima manfaat MBG ini," jelasnya.Selama bulan ramadan ini, kata dia, menu MBG di Kota Padangsidimpuan sangat memprihatinkan dan merusak cita-cita Presiden Prabowo."Menu di bulan suci ramadan ini juga cukup memprihatinkan, sebagian dapur SPPG dinilai tidak memenuhi standar untuk didistribusikan ke sekolah-sekolah," tandasnya.Selain itu, juga diminta untuk memeriksa Limbah Dapur atau Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL)."Juga indikasi limbah dapur mulai mencuat. Mudah-mudahanlah Pak Kejari punya waktu dan kesempatan untuk turun kelapangan" Tegasnya.

Editor
: amir

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Mutasi Polri, Kapolres Padangsidimpuan Dijabat AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky

Nasional

Sosialisasi DTSEN, Walkot Letnan: Kunci Bantuan Tepat Sasaran

Nasional

1 Dari 3 Yang Wafat Saat Mengikuti Latsarmil KDMP Merupakan Warga Padangsidimpuan

Nasional

Polri Bangun Bak Penampungan Air Bersih Untuk Tiga Desa di Padangsidimpuan

Nasional

Kadis BKD Padangsidimpuan Mengundurkan Diri, Gantinya Ikhwan Nasution

Nasional

Tak Kunjung Dibangun Pemko, Kades Ujung Gurap Anggarkan ADD Untuk Rehab Rambin