analisamedan.com -Sejak sepekan ini warga di Kota Padangsidimpuan kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) baik jenis biosolar maupun pertalite disejumlah SPBU, Sabtu (31/01/2026).Hal tersebut diakibatkan terganggunya pasokan dan pendistribusian BBM kesejumlah SPBU di Padangsidimpuan dari Sibolga.Ternyata salah satu penyebabnya adalah terlambatnya kapal pengangkut BBM bersandar dipelabuhan bahan bakar.Hal tersebut diketahui setelah media melakukan konfirmasi kepada Sales Branch Manager (SBM) III Rayon Sibolga, Rofiki Hasan "Penyebabnya keterlambatan kapal bg" Jawab SBM III Sibolga.Untuk diketahui, antrian pengendara dihampir semua SPBU di Kota Padangsidimpuan sejak dua hari terakhir sudah mengular.Dan harga ditingkat pengecer juga mengalami lonjakan yang signifikan dari harga Rp.13 Ribu hingga Rp 25 ribu.
Berikut Keterangan Resmi Pertamina Patra Niaga Yang Dikirimkan Ke Redaksi_Statement Resmi_BBM Dijadwalkan Tiba Minggu Dini HariPertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Penyaluran BBM di Tapanuli Selatan Berangsur NormalPertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan penyaluran BBM di wilayah Tapanuli Selatan dan sekitarnya saat ini berada dalam proses pemulihan secara bertahap dan terkendali, seiring optimalisasi pola distribusi dari Fuel Terminal (FT) Sibolga.Dalam rangka menjaga keandala pasokan, Pertamina Patra Niaga melakukan pengaturan distribusi secara terukur dan berkelanjutan agar penyaluran BBM ke lembaga penyalur tetap berjalan serta kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi.Sebagai langkah percepatan normalisasi, Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan tambahan suplai BBM melalui pengiriman kapal menuju FT Sibolga. Untuk produk Pertalite dan Biosolar (B40), disiapkan total muatan masing-masing sebesar 2.000 KL dan 4.000 KL yang dijadwalkan tiba pada Minggu (1/2) dini hari. Sementara itu, suplai produk Pertamax sebesar 1.000 KL juga diperkirakan tiba pada periode yang sama.Dengan terealisasinya tambahan suplai tersebut, penyaluran BBM ke SPBU diperkirakan akan kembali berangsur normal mulai akhir pekan ini, sehingga antrean kendaraan dapat terurai secara bertahap. Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan kelancaran distribusi BBM di wilayah tersebut.Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan, serta menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Utara.Apabila masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut terkait layanan BBM, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.