analisamedan.com -Tren biaya konstruksi di Kota
Padangsidimpuan pada Mei ini mengalami kenaikan sekitar 2% berdasarkan pantauan pasar dari sejumlah toko material bangunan, Rabu (20/05/2026).Sejumlah material seperti semen, besi beton, baja ringan, bata merah, bata press, keramik hingga batu, pasir dan lain-lain.Hal ini dikarenakan laju inflasi, kenaikan BBM Non Subsidi, fluktuasi nilai rupiah terhadap kenaikan dollar, biaya energi, logistik, dan pergerakan komoditas global menjadi faktor utama yang mendorong harga material bangunan 2026.Dari survei harga disejumlah toko material di seputaran Kota
Padangsidimpuan seperti Semen 50 Kg saat ini kisaran harga Rp.82 Ribu naik Rp.2 Ribu dari sebelum-sebelumnya.Untuk besi beton 10 mm saat ini dikasaran harga Rp.70 Ribu per batang dan diprediksi akan terus mengalami kenaikan.Pasir cor saat ini diharga Kisaran 160 per m3 tergantung jarang tempuh, sama halnya dengan batu juga sudah mulai mengalami kenaikan.Salah seorang pengusaha material bangunan di Kota
Padangsidimpuan saat ditanyai terkait potensi kenaikan harga tersebut mengungkapkan bahwa pihaknya untuk menyesuaikan modal."Itu sesuai perkembangan harga. Jika pabrik atau distributor menaikkan harga maka kami harus menyesuaikan. Namun juga harus wanti-wanti jika terjadi pengurangan omzet dan pelemahan daya beli. Kita harus lebih jeli material apa yang harus distok" Ucapnya.Selain imbas kenaikan harga akan berpengaruh pada daya beli, juga pada sektor infrastruktur dan proyek pemerintah akan mengalami kendala dan pelambatan capaian.