BPP Medan Krio Deli Serdang Membersamai Tasyakuran Swasembada Pangan Nasional

Taufik Wal Hidayat
analisamedan.com/ist
Peserta Kegiatan Tasyakuran Swasembada Pangan di Lapangan Kantor BPP Medan Krio Deli Serdang

analisamedan.com - Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Medan Krio Kabupaten Deli Serdang melaksanakan kegiatan Tasyakuran Swaswembada Pangan Nasional pada 7 Januari 2026 lalu. Penyelenggara kegiatan adalah BPP Medan Krio dengan Ketua Panitia Riswan Rudyanto, SP. yang merupakan Koordinator Penyuluh BPP.

Seperti diketahui bersama ini merupakan sejarah baru ditorehkan Republik Indonesia. Presiden Prabowo Subianto, secara resmi mengumumkan pencapaian swasembada pangan nasional dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang digelar di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Deklarasi ini menandai keberhasilan Indonesia dalam mewujudkan kemandirian pangan, terutama untuk komoditas utama seperti beras.

Presiden Prabowo menyatakan, "Dengan mengucap bismillah pada 7 Januari 2026, saya Presiden Prabowo Subianto mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan bagi rakyat Indonesia".

Pencapaian ini disebutnya sebagai hasil kerja keras dan kolaborasi semua pemangku kepentingan dalam sektor pertanian, yang berhasil merealisasikan target swasembada lebih cepat dari yang diperkirakan.

Awalnya, target swasembada beras diharapkan tercapai dalam empat tahun, namun berhasil diwujudkan hanya dalam satu tahun, yaitu pada akhir tahun 2025.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, yang turut hadir dalam acara tersebut, menegaskan bahwa stok beras nasional per awal Januari 2026 mencapai 12,529 juta ton, meningkat signifikan yang didorong sepenuhnya oleh produksi domestik.

Kondisi ini membuat pemerintah percaya diri untuk menghentikan impor beras dan gula konsumsi di tahun 2026, bahkan mempertimbangkan ekspor beras. Bulog dilaporkan telah mengelola cadangan beras pemerintah sebanyak 3,25 juta ton pada awal Januari 2026.

Komitmen

Koordinator BPP Medan Krio Riswan Rudyanto, SP menyampaikan bahwa deklarasi ini membawa makna yang sangat penting dan strategis bagi penyuluh pertanian di Indonesia khususnya di BPP Medan Krio Deli Serdang.

BPP Medan Krio berkomitmen bahwa Penyuluh Pertanian siap berada di garda terdepan untuk memastikan keberlanjutan capaian tersebut dan mengawal sektor pertanian menuju kemandirian yang lebih kokoh.

Riswan Rudyanto selaku Kepala BPP Medan Krio juga mengatakan bahwa Swasembada pangan bukan sekadar target yang tercapai, melainkan awal dari fase baru dengan tanggung jawab yang lebih besar.

BPP Medan Krio siap untuk berperan aktif dalam percepatan program prioritas Kementerian Pertanian, khususnya melalui pendampingan intensif kepada petani untuk mencapai target luas tanam dan panen.

Melakukan pendampingan transfer pengetahuan dan teknologi kepada petani, membimbing untuk menggunakan teknologi yang efisien guna meningkatkan produksi dan produktivitas. Termasuk edukasi mengenai pengelolaan benih, teknik budidaya berkelanjutan, hingga adaptasi varietas unggul yang lebih adaptif dan produktif.

Peserta yang hadir dalam kegiatan Tasyakuran ini adalah Komandan Koramil Sunggal beserta Babinsa se-Kecamatan Sunggal, KaUPT BP3 Wilayah II Sunggal, Pengurus Gapoktan dan Kelompok Tani, Pengurus GP3A dan P3A, petani dan seluruh Penyuluh Pertanian Kecamatan Sunggal dan Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang.

Penulis
: hadi
Editor
: taufik

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Jamiluddin: Pembangunan Deli Serdang Mulai Menjangkau Wilayah Pedalaman, Akses ke Desa Buluh Awar dan Sala Bulan Makin Lancar

Nasional

Monitoring Dewan Pendidikan di Pedalaman Sibolangit Temukan 10 Siswa Belum Masuk Dapodik

Nasional

Guru Agama Kristen SDN 105309 Rambung Baru Belum Dipanggil PPG, Dewan Pendidikan Deli Serdang Soroti Anggaran dan Kondisi Sekolah

Nasional

USU Hadirkan Blower Aerasi Tanam, Bantu Pulihkan Tambak Warga Klambir V Kebun Pascabanjir

Nasional

Bupati Deli Serdang Resmikan Alun -Alun Percut Sei Tuan

Nasional

Wilayah Percut Sei Tuan Bakal Dimekarkan, Ini kata Camat Percut Sei Tuan