analisamedan.com -Basarnas dan Tim Partai Gerindra Kabupaten Tapanuli Selatan kembali menemukan jenazah dibawah reruntuhan kayu saat melakukan operasi pencarian pada Rabu (03/12/2025) Pagi.Pantauan media, korban ditemukan dibawah reruntuhan kayu yang dibawa
banjir dahsyat pada sepekan lalu.Mayat berjenis kelamin perempuan tersebut diperkirakan berusia 18-20 tahun."Ia benar, Tadi pagi kita bersama Basarnas menemukan jenazah di Desa Huta Godang Kecamatan Batang Toru" Kata Ketua DPC Gerindra Tapsel, Abdul Basith Dalimunthe, SH yang turun langsung melakukan pencarian dan evakuasi.Selanjutnya jenazah dibawa ambulance Misi Kemanusiaan DPC Partai Gerindra ke Puskesmas."Jenazah sudah dibawa ke Puskesmas Batang Toru untuk Identifikasi" Ucap Basith saat diwawancara.Lanjutnyq, Tim Partai Gerindra Kabupaten Tapanuli Selatan akan terus melakukan koordinasi dalam melakukan operasi pencarian serta evakuasi bersama semua pihak termasuk Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) di Kecamatan Batang Toru."Kita akan terus ikut dan terjun langsung bersama seluruh pihak termasuk Basarnas. Dan tim kita terus disiagakan dilokasi" Tegasnya.
SEBELUMNYAKorban Tewas Banjir dan Longsor Sumatera Pada Rabu Berjumlah 753 JiwaBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban tewas dalam bencana
banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, bertambah menjadi 753 orang hingga Rabu (3/12) pagi.Berdasarkan datayang ditampilkan dalam situs resmi BNPB, jumlah korban hilang sebanyak 650 orang di tiga provinsi terdampak tersebut.Rinciannya korban meninggal di Aceh sebanyak 218 orang dan 227 korban hilang orang. Kemudian di Sumut, korban meninggal 301 orang dan korban hilang 163 orang.Sedangkan di wilayah Sumbar, tercatat korban meninggal sebanyak 234 orang dan 260 orang lainnya masih dinyatakan hilang.Sementara itu korban luka-luka dalam bencana ini mencapai 2.600 orang di tiga provinsi tersebut. Lalu, jumlah total warga terdampak
banjir besar di Aceh, Sumut, dan Sumbar tembus 3,3 juta jiwa.Secara rinci, di Aceh, Basarnas mengevakuasi 1.600 warga dari total 18 wilayah yang terdampak. Kemudian di Sumatra Utara (Sumut) sebanyak 4.599 warga telah dievakuasi dari 11 kabupaten/kota terdampak.Sedangkan di Sumatra Barat, ada sebanyak 29.658 warga yang telah dievakuasi dari total 11 kabupaten/kota terdampak bencana.BNPBjuga membuka hotline atau saluran khusus bagi warga yang kesulitan menghubungi keluarga akibat bencana
banjir dan longsor di wilayah Sumatra.Kepala BNPB Letjen Suharyanto mengatakan warga bisa menghubungi nomor telepon 081161645500 dengan menyertakan data keluarganya berupa nama, usia, jenis kelamin dan alamat serta titik lokasi terakhir."BNPB membuka saluran komunikasi atau hotline yang dapat dihubungi oleh masyarakat yang masih kesulitan menghubungi keluarga di daerah terdampak melalui nomor telepon," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (28/11) lalu.Ia menjelaskan nantinya BNPB akan mengirimkan data tersebut ke koordinator personel BNPB yang sudah ada di setiap kabupaten atau kota terdampak guna melakukan pengecekan di lokasi.