Bantuan Banjir Tak Tepat Sasaran! Warga Geruduk Kantor Desa di Sidimpuan. APH Diminta Panggil Kades dan Perangkat Desa

Amir Hamzah Harahap
analisamedan.com -Sejumlah Warga protes dan menggeruduk Kantor Desa Sabungan Sipabangun, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan dikarena penerima bantuan Rp.1,8 Juta/KK kurang tepat sasaran.Pasalnya, seorang lansia dan puluhan masyarakat Desa Sabungan Sipabangun ini sama sekali tidak mendapat bantuan pemerintah. Padahal, rumah Rohana Zalukhu (68) ikut diterjang banjir pada bulan November 2025 lalu.Rohana mengaku, hingga saat ini belum menerima bantuan dari pemerintah. Sedangkan, masyarakat lainnya sudah menerima bantuan."Saya tidak dapat bantuan. Saya juga korban banjir, rumah saya rusak," kata Rohana Zalukhu ketika ditemui wartawan di Desa Sabungan Sipabangun, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, pada Senin (2/2/2026).Sambil memegang tongkat, Rohana bersama warga lainnya mendatangi kantor desa untuk meminta penjelasan dari pemerintah Desa Sabungan Sipabangun."Kami meminta penjelasan dari Pak Kepala Desa. Kenapa kami tidak mendapatkan bantuan," teriak warga dari dalam kantor Pemerintahan Desa tersebut yang sedang protes.Tidak hanya itu, warga juga menuntut agar Pj Kepala Desa dan seluruh aparat desa dicopot dari jabatannya."Kalau bisa, semua aparat desa dicopot. Apa gunanya kalau tidak pro masyarakat," ungkap Saddam Harahap.Protes tersebut juga akibat penyaluran bantuan yang dinilai tidak tepat sasaran bagi warga terdampak."Yang tidak layak mendapat bantuan, mereka dapat. Tapi, yang layak malahan tidak mendapat bantuan. Pemerintah desa pun rata-rata dapat," ucap Saddam.Saddam menegaskan, puluhan warga yang datang ke kantor desa tersebut semestinya layak mendapatkan bantuan."Ada puluhan warga korban banjir yang layak dapat bantuan. Tapi, tidak diberikan dan tidak di data," jelasnya.Dia sangat mengesalkan pendataan dan penyaluran yang tidak adil. Saddam berjanji bakal membawa persoalan itu ke Kantor Wali Kota Padangsidimpuan."Kalau katanya, di data ulang. Tapi, ini kan tidak bisa dirubah lagi, ya percuma. Harapannya, kalau bisa yang pasti ganti semua aparat desa. Rencananya juga akan ngadu ke kantor Wali Kota Padangsidimpuan, tapi kami musyawarah dulu," tandasnya.Usai di demo warganya, Pj Kepala Desa Sabungan Sipabangun, Ikhwandi SKM menyampaikan, akan melaporkan hal tersebut ke pihak kecamatan. "Dan ini nanti, akan kami sampaikan ke pihak kecamatan untuk dapat ditindaklanjuti," ucapnya.

Editor
: amir

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Kisah Pilu Korban KDRT di Madina, Menanti Kepastian Hukum Dari Kapolres

Nasional

Bertahun Saluran Irigasi Rusak, Petani di Sidimpuan Rugi Rp115 Miliar

Nasional

Tender Irigasi Ujung Gurap Rp.2 Miliar Gagal. 400 Hektar Sawah Akan Alami Kekeringan Lagi!

Nasional

Walikota Letnan Lantik 16 Pejabat, Berikut Daftarnya

Nasional

9 Proyek di Sidimpuan Gagal Tender & Proyek Bencana (TKD) Juga Mengendap. Warga Desak KPK Turun Langsung

Nasional

Kalapas Herizal Yusuf dan Pemko Padangsidimpuan Komitmen akan Beri Pelayanan Terbaik