analisamedan.com -Dua warga Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, dinyatakan hilang saat peritiwa banjir pada Kamis (13/03) Malam.Kronologi dinyatakan hilangnya kedua korban bernama Ali Rasmi Hasibuan (47) dan Kakek bernama Bangun Hutabarat (70) berawal saat keduanya terakhir terlihatsebelum kejadian pukul 20.00 WIB di warung."Dari keterangan saksi terakhir kali melihat korban belanja diwarung. Itu sebelum kejadian banjir. Sedangkan lokasi tempat tinggal mereka tak jauh dari sungai Batang Angkola" Kata Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tabagsel,M Rizal Rangkuti.Lalu sesudah banjir mulai menyusut, warga hanya menemukan sepeda motor korban dan pakaian tertimbun tanah."Itu dari laporan yang masuk kita (Basarnas) disekitar kediamannya warga hanya menemukan septor korban dan baju sudah tertimbun" Ucapnya.Sedangkan proses pencarian sudah dimulai sejak pagi bersama Basarnas, BPBD, TNI, POLRI dan Masyarakat namun belum ada hasil."Sejak pagi tadi kita sudah menyisir dan melakukan pencarian dari titik lokasi awal korban hingga ke Bendungan Paya Sordang. Sudah kita sisir itu menggunakan perahu. Besok kita juga melakukan pemetaan dan sisir titik yang dianggap memungkinkan. Karena di pinggiran sungai ini kebanyakan perkebunan warga" Terangnya.