Mahasiswa Universitas Mahkota Tricom Unggul Hadirkan Solusi Melalui Lora Iot Dan Modul Bisnis Plan UMKM Di Jalan Ileng, Kelurahan Rengas Pulau Medan

Oleh: Sri Kandi
Fahrin
dok.analisamedan.com
Mahasiswa Mahkota Tricom Unggul (MTU) foto bersama dengan Rektor Universitas MTU Dr. Dompak Pasaribu., SE., M.Si., CPA., CACP beserta civitas akademika MTU dan pejabat dan tokoh masyarakat Kelurahan Rengas Pulau, Lingkungan 1, Kecamatan Medan Marelan pada kegiatan pengabdian masyarakat

analisamedan.com - Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Mahkota Tricom Unggul (MTU) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Jalan Ileng, Kelurahan Rengas Pulau, Lingkungan 1, Kecamatan Medan Marelan.

Kegiatan ini sebagai bentuk implementasi Tridharma Perguruan Tinggi melalui pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi dan penguatan ekonomi pascabencana banjir di Jalan Ileng dan sekitarnya salah satu kawasan yang cukup rentan terhadap banjir, khususnya saat curah hujan tinggi dan meningkatnya debit air sungai.

Kondisi ini tidak hanya berdampak pada aktivitas sosial masyarakat, tetapi juga menyebabkan terganggunya keberlangsungan ekonomi warga, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Banyak pelaku usaha mengalami penurunan pendapatan, kerusakan barang dagangan, serta kesulitan dalam mengelola usaha secara berkelanjutan.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa MTU menghadirkan dua program kerja utama sebagai solusi nyata, yaitu Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis Long Range (LoRa) Internet of Things (IoT) serta Modul Bisnis Plan UMKM sebagai panduan penguatan ekonomi masyarakat pascabencana. Sistem LoRa IoT dirancang menggunakan sensor ketinggian debit air dan curah hujan yang dipasang pada titik rawan banjir.

Teknologi ini bekerja secara real-time untuk memantau kondisi lingkungan dan mengirimkan data melalui jaringan LoRa menuju gateway dan cloud system. Ketika terdeteksi potensi banjir, sistem akan secara otomatis memberikan peringatan dini melalui dashboard digital, alarm lingkungan, serta notifikasi kepada masyarakat.

Teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan warga dan meminimalkan kerugian ekonomi akibat banjir. Selain itu, mahasiswa juga menyusun dan menyerahkan Modul Bisnis Plan UMKM yang berisi panduan penyusunan business plan sederhana, analisis SWOT, strategi pemasaran, pencatatan keuangan, mitigasi risiko usaha, hingga penguatan mental kewirausahaan pascabencana.

Modul ini disusun berdasarkan hasil observasi lapangan dan wawancara langsung bersama pelaku usaha setempat agar sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat. Selama pelaksanaan pengabdian masyarakat, mahasiswa menjalankan berbagai program kerja seperti observasi wilayah, wawancara dengan warga, pendampingan UMKM, pelatihan pencatatan keuangan sederhana, konsultasi pengembangan usaha, pembuatan identitas visual usaha, hingga edukasi penggunaan sistem digital pendukung usaha. Pendekatan ini dilakukan agar solusi yang diberikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu memberikan manfaat jangka panjang.

Kehadiran mahasiswa MTU mendapat sambutan hangat dari masyarakat Jalan Ileng. Warga menyambut mahasiswa dengan terbuka dan aktif terlibat dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan. Hubungan yang terjalin tidak hanya bersifat formal, tetapi juga penuh kekeluargaan dan kolaborasi.

Kepala Lingkungan (Kepling) Jalan Ileng menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa membawa semangat baru bagi masyarakat.

"Kami merasa sangat terbantu. Mahasiswa tidak hanya datang untuk menjalankan tugas kampus, tetapi benar-benar mendengarkan keluhan kami dan memberikan solusi yang nyata. Sistem peringatan banjir ini sangat penting bagi kami," ujarnya.

Hal serupa disampaikan oleh Ibu Taing, salah satu pelaku UMKM di Jalan Ileng.

"Selama ini usaha kami berjalan tanpa pencatatan yang jelas. Setelah ada pendampingan dan modul bisnis plan, kami jadi lebih memahami cara mengatur keuangan dan merencanakan usaha dengan lebih baik," ungkapnya.

Puncak kegiatan pengabdian masyarakat ditandai dengan acara penutupan dan penyerahan teknologi yang berlangsung penuh kehangatan dan makna.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Rektor Universitas Mahkota Tricom Unggul (MTU), Dr. Dompak Pasaribu, S.E., M.Si., CPA., CACP, didampingi Sekretaris Rektor Yosua Parhorasan Manullang, S.ST., M.M, dosen pembimbing lapangan Deby Siska Oktavia Pasaribu, S.E., M.Ak, Nidya Banuari, S.M., M.Si, dan Preddy Marpaung, S.Kom., M.Kom. Turut hadir pula Lurah Kelurahan Rengas Pulau Catur Muhammad Sarjono, S.H., M.Kn, Kepala Lingkungan (Kepling), mitra pengabdian masyarakat seperti Karang Taruna dan STM Al-Ikhlas, para pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta masyarakat sekitar Jalan Ileng.

Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan sinergi yang kuat antara dunia akademik, pemerintah, mitra, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis pemberdayaan.

Rektor Universitas MTU, Dr. Dompak Pasaribu, , S.E., M.Si., CPA., CACP dalam sambutannya menegaskan bahwa pengabdian masyarakat merupakan implementasi nyata dari Tridharma perguruan tinggi.

"Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi nyata. Penyerahan teknologi ini menjadi bukti bahwa kampus hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung," ujarnya.

Lurah Kelurahan Rengas Pulau, Catur Muhammad Sarjono, S.H., M.Kn juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa MTU yang telah memberikan inovasi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.

"Kami sangat berterima kasih atas program ini. Sistem peringatan dini banjir dan modul UMKM ini sangat membantu masyarakat kami, terutama dalam menghadapi risiko banjir dan memperkuat usaha ekonomi warga," ungkapnya.

Acara penutupan berlangsung penuh haru karena menjadi momen perpisahan antara mahasiswa, mitra, dan masyarakat binaan. Namun, penyerahan teknologi ini menegaskan bahwa pengabdian masyarakat bukan hanya tentang kegiatan lapangan, melainkan tentang keberlanjutan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Melalui program ini, masyarakat Jalan Ileng, Kelurahan Rengas Pulau, diharapkan semakin siap menghadapi risiko bencana serta lebih mandiri dalam membangun ketahanan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. (Penulis adalah mahasiswa Bisnis Digital Semester 6)

Editor
: fahrin

Tag:

Berita Terkait

Kolom

Pelindo Multi Terminal Edukasi Program Rumah Kelola Sampah kepada Mahasiswa

Kolom

Mahasiswa Aksi ke DPRD Medan Protes Limbah Pabrik Kecap

Kolom

PTMA Diminta Aktif Hidupkan IMM, FOKAL IMM Sumut Gelar Silaturahim dan Halal Bihalal di Medan

Kolom

UISU Terbitkan SK Pemberhentian Mahasiswa Kedokteran an. Agung Novriyan

Kolom

Launching PMB UMA 2026/2027 di Plaza Medan Fair, Kampus Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat

Kolom

Andar Amin Harahap Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Golkar Sumut 2025–2030