analisamedan.com - Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan (STIKP) Medan sukses menggelar talk show atau temu wicara fotografi jurnalistik bertema "Pesan di Balik Lensa: Jurnalisme Empati Bencana Sumatera" di Aula Hj. Ani Idrus, Kampus STIK-P, Selasa (3/2). Acara ini menghadirkan dua pemateri profesional di bidang jurnalistik, diantaranya Ferdy Siregar dan Mirza Baihaqie.
"Kami sengaja menghadirkan kedua pembicara, yaitu Ferdy Siregar dan Mirza Baihaqie, karena mereka berdua melakukan peliputan dan reportasi kejadian banjir bandang di Tapanuli Tengah, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tengah, dan Bener Meriah. Jadi memang layak kita hadirkan, sekedar berbagi pengalaman peliputan di kawasan bencana", ujar M. Abdilla selaku ketua panitia.
Kegiatan ini dihadiri sejumlah mahasiswa dari beberapa universitas dan pelajar di Medan. Dengan tujuan agar peserta juga nantinya peka terhadap isu-isu lingkungan dan kebencanaan.
Dalam sambutannya, Mirza Baihaqie mengapresiasi penyelenggaraan seminar tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang penting untuk membangkitkan semangat mahasiswa, khususnya dalam bidang fotografi jurnalistik yang memiliki peran besar dalam isu-isu kemanusiaan.
"Acara ini istimewa karena menjadi salah satu yang pertama menggabungkan talkshow dan pameran foto bertema kebencanaan. Saya sangat mengapresiasi sebesar-besarnya STIKP Medan karena sudah peka terhadap isu kebencanaan. Ini sangat penting agar kita peka terhadap isu bencana dan kami sangat senang serta bangga bisa terlibat di dalamnya," ungkap Mirza.