analisamedan.com - Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IImenyelenggarakan kegiatan Rally Photo dan Lukis dengan tema 'Sinergi Fotografi dan Lukis dalam Pelestarian Cagar Budaya" di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) pada 10-12 Oktober.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi melalui visual perihal kekayaan cagar budaya di Sumatera Utara. Serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dengan komunitas seniman lukis dan fotografer.
Acara pembukaan berlangsung di Komplek Cagar Budaya Candi atau Biaro Bahal I yang dihadiri perwakilan dari BPK Wilayah II yang wakili oleh Kasubbag Umum BPK Wilayah II Salya Rusdi, S.H. Serta pejabat daerah setempat yang diwakili Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Paluta Eva Sartika Siregar, S.H., M.Kn.
Pembukaan acara ini ditandai dengan seremoni goresan tinta pada kanvas berukuran besar dengan berlatar Candi Bahal I.
Dalam sambutannya, Salya Rusdi, S.H., Kasubbag Umum BPK Wilayah II, menegaskan pentingnya peran seni dalam pelestarian warisan budaya.
"Cagar budaya seperti Candi Bahal I di Padang Lawas Utara ini adalah kekayaan tak ternilai. Tugas BPK Wilayah II salah satunya adalah melindungi dan melestarikannya. Namun, upaya ini tidak bisa kami lakukan sendirian. Melalui kegiatan Rally Photo dan Lukis ini kami berharap para seniman dan fotografer dapat menjadi kolaborator bagi BPK Wilayah II," ujar Salya Rusdi.
Sementara Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Paluta, Eva Sartika Siregar, S.H., M.Kn. menyambut baik inisiatif kolaboratif ini dan menekankan dampak kegiatan terhadap promosi pariwisata daerah.
"Padang Lawas Utara memiliki potensi cagar budaya yang luar biasa, dan Candi Bahal Portibi adalah ikon kebanggaan. Kami percaya bahwa hasil karya foto dan lukisan dari para seniman hebat ini akan menjadi media promosi kebudayaan dan pariwisata yang sangat efektif", ujarnya.
Rally Photo dan Lukis ini diikuti oleh puluhan peserta dan mengundang seorang fotografer nasional Eddy Hasbi yang juga mantan fotografer Harian Kompas. Eddy Hasby juga turut menjelajahi dan mendokumentasikan keindahan serta nilai sejarah situs-situscagar budaya di Padang Lawas Utara dan Padang Lawas selama tiga hari. Diantaranya Candi Bahal 1, Candi Bahal 2, Candi Bahal 3, Candi Tandihat 1, Candi Sipamutung.