analisamedan.com - Anggota DPRD Medan Habiburrahman Sinuraya angkat bicara terkait pemberitaan yang menyatakan pohaknya menyampaikan kepada pihak kepolisian yang menurunkan beberapa oknum preman pada saat pra-rekonstruksi di tempat hiburan malam High5 Bar & Lounge di Jalan Abdullah Lubis pada Senin (27/2) lalu.
Kata Habib itu tidak benar.
"Saya ingin menyampaikan klarifikasi dan bantahan terhadap beberapa berita disalah satu media sosial hingga menjadi polemik atau konsumsi publik yang sebenarnya narasi yang saya sampaikan di media tersebut tidak benar, dan menyangkut nama baik. Begitu juga dengan institusi kepolisian," katanya kepada wartawan, Jumat (3/3).
Habib mengatakan, terkait pra-rekonstruksi itu bahwa dirinya tidak pernah memiliki hubungan apapun dengan Jay Sanker alias Rakesh.
"Bahkan, tidak pernah mengarahkan Rakesh pada saat pra-rekonstruksi yang dilakukan pada Senin (27/2) lalu," ucapnya.
Kata Habib, stetmen beredar di media yang mengatakan bahwa Rakesh adalah suruhan polisi atau polisi yang menyiagakan preman pada saat pra-rekonstruksi, itu tidak benar sama sekali.