Donasi Rp2000 untuk Bayar Parkir Mamak Gardam

Sugiatmo

analisamedan.com- Puluhan wartawan yang bertugas liputan di Pemko Medan dan DPRD Medan mengumpulkan uang pecahan Rp2000. Uang itu akan diserahkan ke juru parkir yang diviralkan youtuber Mamak Gardam di Akun Tik Tok Alvin Matondang atau Mamak Gardam.

“Kita buat aksi membayarkan ketidakmampuan Mak Gardam membayarkan selisih retribusi parkir Rp2 ribu kepada Jukir Kak Butet.. Setiap Orang CUKUP Bayar Rp2 ribu,” ujar inisiator aksi ini Bambang Sri dan Markus.

Baru beberapa menit aksi ini disebar di group whatsApp, sudah puluhan wartawan yang mencantumkan namanya untuk kesediaannya membayar Rp2000.

Sebelumnya Mamak Gardam meviralkan seorang ibu juru parkir di Tiktok dan akun instagramnya Alfin_mtd hingga mengundang beragam komentar.

Namun pada akun Tiktok yang diunggah, Kamis (13/10) sejumlah komentar justru banyak menyerang si pemilik akun. “Kasihan ibunya ya Allah,” komentar pemilik akun hhh, Ridho Safdinata juga berkomentar, mobil elit bayar parkir sulit.

Baca: Akun Instagram Mamak Gardam Banjir Hujatan

Bahkan pemilik akun Ronnyanggarasimanjuntak, terkesan mengejek pelaku yang memviralkan, sedikit-sedikit viral,” unggahnya.

Sedangkan, Eni_Syahfitri dalam unggahannya mengaku prihatin, dia mengunggah, sebagai anak tukang parkir, jadi ingat emakku yang juga pernah diginiin, Padahal bayar uang setoran tiap hari.

“Ya Allah orang kaya-orang kaya,” kata Yugapratama74. Begitu juga komentar Angel, kalau parkir cuma 1 atau 2 jam okelah, tapi kalau parkir pagi sore keluar agak-agak ajalah kita.

“Kasihan ibu itu aku kenal di jalan raden saleh,” kata sorirambe920.

Sebelumnya, Ibu petugas parkir tersebut, bahkan dipaksa minta maaf oleh seseorang diduga suruhan pemilik akun. Permintaan maaf direkam dalam video.

Sebelumnya diberitakan petugas parkir Marliana Sihotang,(58), yang akrab dipanggil Butet, sehari-hari bertugas di kawasan perparkiran Jalan Raden Saleh Medan.

Sebagai tukang parkir di pasaran, ia kerap diperlakukan kasar, bahkan dimaki-maki saat ingin menagih uang parkir.Rabu (11/10) sore, Butet kembali mengalami perlakuan kurang menyenangkan dari salah seorang pemilik mobil karena menagih biaya parkir sebesar Rp5000.

“Aku diviralkan orang di internet tanpa aku bisa membela diri, padahal aku tidak kasar meminta uang parkir ke dia, ” jelasnya kepada wartawan.

Sebelumnya Alfin_Mtd (Mama Gardam) memposting video Butet saat menagih parkir kepadanya di akun instagram. Akun itu viral diserbu warganet.

Menurut Butet, sore itu dia menagih uang parkir kepada pemilik mobil yang merupakan tamu Dinas Kebudayaan Pemko Medan.

Mobil tersebut, kata Butet parkir sejak pukul 9.00 WIB pagi hingga sore hari. Sedangkan petugas parkir juga wajib membayar setoran untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke Pemko Medan.

“Jadi aku mohon kedia, tambahlah jadi Rp5000, biar aku nggak rugi. Karena seharusnya kan udah berapa mobil yang bisa parkir di situ,” kata Butet. Namun si pemilik mobil menolak karena yang resmi dikertas parkir tertera Rp3000. Ia beralasan nanti susah minta pertanggungjawaban penggantian uang parkir ke kantornya.

“Jadi kubilang kedia, kalau memang begitu kukasihpun dua karcisnya,” kata Butet.

Pemilik mobil ternyata malah sengaja memvidiokan percakapan tersebut, dengan beberapa adegan diduga sengaja dipotong.

Sementara itu, informasi yang diperoleh wartawan, pemilik akun Alfin_Mtd alias Mamak Gardam merupakan sosok yang lagi viral di dunia hiburan Kota Medan.

Dia diketahui merupakan rekanan Dinas Kebudayaan Medan, yang bekerja mengisi sejumlah “panggung hiburan” di Kota Metropolitan ini.

 


Tag:

Berita Terkait

Berita

Ketum DPP BKPRMI Said Aldi Al Idrus Tegaskan : Aksi Pembakaran Alquran oleh Politisi Swedia Tindakan Islamphobia dan Radikal

Berita

IPW Minta KPK Dalami Putusan Pidana Mantan Konsultan Pajak PT Jhonlin Baratama

Berita

Kontingen PWNU Sumut Sabet 16 Medali Porseni 1 Abad NU di Solo, Berikut Nominasinya

Berita

Tempati Urutan Kelima pada Porseni 1 Abad NU, PWNU Sumut: Syukuri Bersama

Berita

Perayaan Imlek di Medan Aman, Warga Penuhi Kelenteng

Berita

Warga Kecamatan Pandan Keluhkan Miras dan Suara Bising dari Warung Remang-Remang