analisamedan.com -Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen (LAPK) menyoroti antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut dinilai bukan sekadar persoalan antrean biasa, melainkan indikasi yang perlu mendapat perhatian serius terkait tata kelola distribusi energi.Sekretaris LAPK, Muhammad Zein Azhary Wajdi Lubis, SH, MKn, mengatakan fenomena antrean solar yang terjadi secara luas perlu dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat. Menurutnya, publik berhak mengetahui penyebab sebenarnya dari kondisi tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi dan keresahan di tengah masyarakat."Persoalan ini tidak boleh hanya dilihat dari ada atau tidaknya pasokan solar. Yang perlu dipastikan adalah apakah terdapat kendala pada rantai distribusi, mekanisme pengawasan, pengendalian penyaluran, atau sistem mitigasi ketika terjadi peningkatan permintaan," ujarnya, Selasa (10/6/2026).