analisamedan.com -Belum genap satu tahun berdiri sejak dideklarasikan pada 15 Desember 2025 lalu,
Komando Ojol Indonesia Raya (Kojira) menunjukkan eksistensi yang masif. Wadah perjuangan para pengemudi ojek online (ojol) lintas aplikator ini kini resmi mengayomi 1.100 anggota yang terhimpun dari 33 komunitas dan satu aliansi di Sumut.Kepastian perluasan jaringan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP Kojira, Rudi Zulham Hasibuan, dalam keterangan resminya di Medan, Jumat (14/8). Rudi mendampingi jajaran pengurus pusat, antara lain Sekretaris Selwa Kumar, Bendahara Hamidah, serta para Wakil Ketua Umum: Thomas Saputra (Waketum I), Zahril Telaumbanua (Waketum II), dan Tanti Imelda Sari Comilo (Waketum III).Dalam keterangannya, Rudi menegaskan bahwa pesatnya perkembangan
Kojira tidak terlepas dari pengayoman dan arahan Ketua Dewan Pembina Kojira, Meriyawati Amelia Prasetio (Ayin), yang juga menjabat sebagai Bendahara DPD Gerindra Sumatera Utara. Rudi menegasjan,
Kojira hadir bukan untuk meleburkan atau menghapus identitas komunitas yang sudah ada, melainkan menjadi payung bersama."Kami merangkul seluruh entitas ojol tanpa memandang dari mana perusahaan aplikatornya berasal. Dari awal hanya 14 komunitas, kini sudah berkembang menjadi 33 komunitas dan satu aliansi," ujar Rudi Zulham Hasibuan.