analisamedan.com ---Ketua Umum Gabungan PelaksanaKonstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Sumatera Utara Sanggam Bakkaramengatakan telah terjadi penurunan jumlahpengusaha konstruksi di Sumatera Utara dari tahun ke tahun.
"Adanya penurunan daribeberapa tahun lalu. Tercatat ada 6 ribu kontraktor sebelumnya dan saat inihanya tercatat 400 kurang lebih kontraktor dengan klasifikasi kecil, menengahdan besar," Ungkap Sanggam Bakkara saat menemui Ketua DPRD Sumut Sutartodi ruang Ketua DPRD Sumut, Rabu (24/7/2024).
Dalam pertenuan tersebut, Sanggammengatakan pihaknya berdiskusi dengan Ketua DPRD Sumut, Sutarto terkaittantangan yang saat ini tengah dihadapi para pelaku pengusaha lokal. Salah satutantangan yang dihadapi para pelakuusaha konstruksi dari sisi administrasi seperti sulitnya mendapatkan SertifikatBadan Usaha (SBU).
"Kontraktor kita sulitmendapat pekerjaan karena semakin menurunya volume pekerjaan yang dapatdikerjakan disertai sektor anggaran di bidang konstruksi menurun. Belum lagipersaingan dari pelaku usaha yang berada dari luar Sumut," jelasnya.
Sanggam berharap ke depan adadukungan Pemprovsu dan DPRD Sumut,terkait regulasi yang melindungi para pelakuusaha konstruksi lokal baik berupa Perda maupun Pergub. "Saat ini banyakpelaku usaha yang melakukan diversifikasi atau mengalihkan usaha lainnya karenavolume pekerjaan terus menurun. Bahkan ada yang sudah menjual alat-alatnyakarrna kesulitan menggaji pegawai dan maintenance peralatan," jelasnya.