analisamedan.com -Walikota Tanjung Balai, H.Waris Tholib diduga "mengamankan" harta kekayaannya di balik Yayasan Al Fatwa Ailiyah atau "AFA" yang Pengurus hingga Pengawas Yayasan tersebut merupakan anak dan istrinya.
Selain itu, Pendirian Yayasan AFA yang sudah "menikmati" program CSR Bank Sumut Tahun 2023 sebesar Rp97.013.190,- juga disinyalir sebagai upaya untuk memperkaya diri dan keluarganya.
Dugaan dan penilaian tersebut diungkapkan Ketua Gerakan Aktivis Sosial (GAS) Kota Tanjung Balai, Faisal Rambe menanggapi gencarnya sejumlah pemberitaan media online terkait dana CSR Bank Sumut yang gelontorkan langsung ke rekening Yayasan AFA, dimana Ketua Yayasan AFA disebut-sebut putri sulung Wali Kota Tanjung Balai, bernama Hilda Aulia Fatwa.
"Ya dugaan kita, Yayasan tersebut sengaja didirikan untuk suatu tujuan tertentu, misalnya mendapat sumbangan dari pihak ketiga. Buktinya, umur Yayasan AFA yang belum 'setahun jagung' didirikan, sudah mendapat CSR Bank Sumut yang nilainya puluhan juta," kata Faisal, Rabu (29/5) di Tanjung Balai.
Faisal melanjutkan, bukan tidak mungkin Yayasan tersebut juga menerima sumbangan lain dari pihak ketiga yang tidak terdeteksi atau belum diendus oleh wartawan maupun aktivis penggiat anti korupsi.
"Kemungkinan itu (sumbangan pihak ketiga) bisa saja terjadi. Apalagi Pendiri sekaligus Pemilik Yayasan AFA adalah orang nomor satu di Kota Tanjung Balai ini," kata Faisal menduga.