analisamedan.com -Pemprov Sumatera Utara (Sumut) mulai melaksanakan proses pembangunan DI Ujung Gurap, Kecamatan Padangsidimpuan Batu Nadua, Kota Padangsidimpuan dalam proses tender, Jum"at (21/08/2026).Proyek pembangunan Irigasi DI Ujung Gurap sudah bertahun-tahun dinantikan masyarakat dan petani di Kecamatan Batu Nadua yang mengakibatkan kekeringan dan gagal panen.Diketahui, Irigasi yang mengalir dari Sungai Batang Ayumi ini rusak total diakibatkan banjir dan longsor TPA pada tahun lalu.Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Sumber Daya Air sudah menganggarkan biaya Rehabilitasi dan Peningkatan Daerah Irigasi pada DI Ujung Gurap/Batu Nadua,Sesuai data LPSE Sumut pada Dinas Sumber Daya Air sudah menayangkan tahap tender proyek Irigasi Rp. 2 Miliar sesuai data Dinas Sumber Daya Air yang sudah ditayangkan pada laman https://spse.inaproc.id/sumutprov/lelang15 Perusahaan yang mendaftar hanya 2 yang memasukkan penawaran yakni CV Nasomaridi 14 dengan nilai penawaran Rp.1,67 Miliar dan CV Kamadie Konstruksi dengan nilai penawar Rp.1,97 Miliar.Untuk bentuk rehabilitasi dan pengerjaan DI Ujung Gurap yakni Pembukaan Jalan Aksesbilitas alat berat, Stake out bangunan, Pengujian daya dukung tanah dengan sondir, Pekerjaan Bangunan Intake dan Penguras Bendung, Pekerjaan Pasangan Beton Dinding dan lantai danPenguras, Pekerjaan Pintu dan Saluran, Pekerjaan Pergantian Pintu,Pekerjaan Saluran Primer.