analisamedan.com -'Berharap kepada manusia adalah salah satu seni menyakiti sendiri' Ungkapan ini mungkin yang dihindari Warga Desa Ujung Gurap, Kecamatan Padangsidimpuan Batu Nadua, Kota Padangsidimpuan, Senin (22/06/2026).Setelah 20 tahun usulan dan menanti pembangunan Jembatan/Rambin untuk dibangun Pemerintah Kota Padangsidimpuan sebagai akses perkebunan warga yang terletak di Sungai Batang Kumal tak kunjung terealisasi.Dimana jembatan sepanjang 30 meter ini juga merupakan akses dari Desa Ujung Gurap menuju Desa Bargot Topong dan Desa Batang Bahal.Kepala Desa Ujung Gurap, Abdul Rahim Dalimunthe kepada media mengungkapkan bahwa rehab rambin tersebut menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD)."Benar itu. Jadi daripada kita terus berharap, sudah 20 tahun usulan kita masukkan mudah-mudahan tak jadi dianggarkan Pemko. Makanya kita simpulkan harus berbuat dari kita sendiri tanpa berharap. Makanya kita bangun menggunakan Dana Desa" Kata Abdul Rahim.Dirinya melanjutkan, bahwa rambin tersebut menjadi akses perkebunan warga dan sangat penting bagi petani."Karena itu merupakan akses pertanian jadi sebagaimana kita ketahui warga kita mayoritas petani. Makanya infrastruktur pendukung pertanian menjadi salah satu prioritas" Tegasnya.Sebagaimana diketahui Rambin ini sebagai jembatan gantung berfungsi sebagai prasarana penghubung vital untuk menyeberangi rintangan seperti sungai berarus deras, jurang, atau saluran sungai.