analisamedan.com - Tingginya intesitas hujan sepekan belakangan ini mengakibatkan meluapnya debit air sungai Batang Kumuh,di Desa Ujung Batu I,Kecamatan Hutaraja Tinggi,Kabupaten Padanglawas (Palas).
Meluapnya sungai Batang Kumuh ini berdampak menimbulkan banjir yang menerjang puluhan rumah dilokasi pemukiman warga yang teredam air setinggi lutut orang dewasa.
Terjangan air yang meluap dari sungai tersebut, meredam puluhan rumah.Bahkan ada rumah yang hanyut dam lokasi tempat wisata Rizky Water Park yang posisinya berdekatan dengan aliran sungai porak poranda diterjang banjir.
"Intensitas hujan yang cukup deras ini terjadi mulai kemarin sore hingga menjelang malam hari.Akibatnya terjadi banjir dengan arus air yang cukup deras menerjang rumah -rumah warga," ujar anggota DPRD Palas, Ibnu Khotop yang domisili tempat tinggal berada dilokasi Desa Ujung Batu I,Kecamatan Hutaraja Tinggi.
Ia menjelaskan,puluhan rumah warga dikepung banjir sehingga pemiliknya memgungsikan diri untuk menyelamatkam diri dari kepungan banjir yang terus meninggi.
"Sesama warga saling memberikan pertolongan untuk proses evakuasi mengosongkan rumah agar tidak menimbulkan korban jiwa akibat banjir tersebut," ungkap Ibnu Khotop,Senin, (17/3/2025).
Sementara itu, lokasi wisata Rizky Water Park yang berada di bibir sungai terdampak banjir merendam seluruh lokasi tersebut.Karena tembok penahan bangunan yang berada bersebelah dengan sungai tak mampu untuk menahan derasnya luapan arus air sungai Batang Kumuh.
Kepala desa Ujung Batu I, Hasan Basri membenarkan, musibah banjir yang mengepung rumah -rumah warga mencapai puluhan rumah.
Ia merincikan, untuk Desa Ujung Batu I saja,terdapat 11 rumah warga yang terendam banjir diantara rumah milik Khodijah, Rakimin, Jumadi, Nasran, Anto, Arfa, Hari, Sugeng, Wandi, Devi serta Risky Water Park.
Pantauan di lokasi banjir, salah satu rumah milik Ginting sampai saat ini masih kondisi terendam banjir,terpaksa harus dilakukan evakuasi oleh warga setempat dengan menggunakan tali.
Akibat banjir tersebut membuat hubungan transportasi dari Desa Ujung Batu I hingga Desa Ujung Batu IV terputus.Dikhawatirkan jembatan penghubung antar desa akan mengalami rusak parah atau ambruk karena kondisi air sampai saat ini masih terus meningkat. (Ibnu).