analisamedan.com - Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-78 Kabupaten Deliserdang 1 Juli 2024 di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang dipimpin Sultan Serdang IX Tuanku Akhmad Thalaa Syariful Alamsyah, Senin (1/7) diwarnai sejumlah peristiwa tidak lazim.Ketidaklaziman diawali rapat paripurna istimewa itu sendiri yang baru dilaksanakan sekira Pukul 10.55 WIB yang mengalami kemunduran karena belum semua pejabat penting hadir di dalam gedung rapat. Padahal undangan yang disebarkan pihak sekretariat DPRD Deliserdang, rapat dimula Pukul 09.00 WIB.Ketidaklaziman lainnya menyusul ketika rapat paripurna istimewa itu menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Deliserdang. Pasalnya, saat keduanya diperdengarkan menggunakan suara didukung dengan video layar lebar, gambar-gambar yang ditampilkan masih dokumen lama.Video yang ditayangkan berisi aktivitas-aktivitas mantan Bupati Ashari Tambunan saat masih menjabat. Padahal saat ini Deliserdang sudah dipimpin Penjabat Bupati Deliserdang Wiriya Alrahman sehingga video yang ditampilkan dinilai tidak lazim.Tatkala kedua video ditayangkan, khususnya lagu Mars Deliserdang yang banyak menayangkan gambar Ashari Tambunan, sejumlah pejabat duduk di bagian belakang sudah 'kasak;kusuk' sembari melontarkan sejumlah kalimat dan isyarat tubuh mengarah kepada makna video tersebut bakal bermasalah."Putus. Bakal kena marahlah penanggung jawabnya," ucap tamu yang hadir duduk di bagian belakang sebelah kiri gedung rapat paripurna istimewa DPRD tersebut.Perlakuan Tidak EtisPeristiwa yang mungkin tidak terekam dan disadari pihak panitia dan undangan adalah perlakuan tidak etis terhadap dua mantan pejabat yang pernah memimpin Kabupaten Deliserdang sebelumnya dan termasuk undangan dalam rapat paripurna istimewa tersebut.Kedua mantan pejabat itu yakni, mantan Wakil Bupati dan Bupati Deliserdang sisa periode 2019-2024 H Muhammad Ali Yusuf Siregar dan Mantan Wakil Bupati 2 periode H Zainuddin Mars. Ketidaklaziman itu dikarena tidak ada pengawalan dan fasilitas tempat istirahat untuk keduanya setelah rapat paripurna istimewa selesai.Keduanya tampak berjalan keluar gedung rapat paripurna istimewa dari lajur sela-sela kursi anggota DPRD Deliserdang dan tanpa ada pengawalan bahkan sampai pintu keluar bagian depan kantor wakil rakyat itu.Yusuf Siregar ketika dikonfirmasi terkait fasilitas peristirahatan sementara di gedung DPRD Deliserdang mengaku tidak tahu dan tidak ada dikabari sehingga ia lebih langsung memilih pulang menaiki mobil pribadinya.Pengakuan serupa juga dilontarkan mantan Wakil Bupati Deliserdang Zainuddin Mars yang mengaku tidak tahu, apakah ada tempat istirahat sementara disediakan pihak panitia sembari memilih untuk menaiki mobil pribadinya."Saya ke kantor koperasi saja," ucap Zainuddin Mars sembari berlalu menaiki mobilnya keluar dari areal kantor DPRD Deliserdang.