PKM DIYA UMA Berdayakan Perempuan Kelompok Mentari dalam Meningkatkan Nilai Ekonomi Susu Kambing Ettawa di Percut Sei Tuan

Taufik Wal Hidayat
analisamedan.com/taufik wal hidayat
Kegiatan PKM Dosen UMA foto bersama di sela- sela pemberdayaan perempuan Kelompok Mentari dalam meningkatkan nilai ekonomi susu kambing Ettawa di Kecamatan Percut Sei Tuan belum lama ini.

analisamedan.com -ProgramKemitraan Masyarakat (PKM) DIYA Universitas Medan Area (UMA) melakukanpemberdayaan perempuan melalui Kelompok Mentari dalam meningkatkan nilai ekonomi susu kambing Ettawa diKecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang belum lama ini.

KegiatanPKM tersebut dipimpin Dr. Beby Masitho Batubara,S.Sos,MAP bersama anggotatim terdiri Dr.Selamat Riadi,SE,M.Ikom dan Rahmiati,S.Si,M.Si dibantu mahasiswaZahiraFadillah, Azrilia Putri dan Vesimartini Sitompul.

Tahap awal kegiatan yang dilakukan adalah melaksanakansurvei untuk meninjau langsung lokasi kegiatan PKM. Survei juga dilakukan untukmelakukan responsi dan wawancara kepada masyarakat di sekitar lokasi. Hal inidilakukan untuk mengetahui informasi awal masyarakat tentang pemanfaatan susukambing Ettawa di Kecamatan Percut Sei Tuan.

Kelompok Mentari terdiri darikelompok ibu – ibu yang biasanyasaling bertukar informasi tentang pengolahan produk dari susu kambing Ettawadan rutin melaksanakan pertemuan setiap bulannya.

Berdasarkan permasalahan yangdialami mitra (kelompok perempuan peternak Mentari) adalah pertama belum mampu mengghasilproduksi susu dengan berbagai macam varian baik susu segar, yogurt, sabun danpermen susu kambing.

Kedua belum mampu menggunakanteknologi terkini sebagai sarana pemasaran dan penjualan secara online yangefektif, efisien dalam memperkenalkan berbagai produk hasil pengolahan susukambing Ettawa. Ketiga masih lemahnya kelompok perempuan peternak Mentarisebagai kelompok yang saling bekerja sama.

Solusi yang kami lakukan,ungkap Dr. Beby Masitho didampingi Dr.Selamat Riadi, dan Rahmiati, S.Si,M.Si adalah dengan meningkatan pengetahuandan teknik pengolahan susu kambing Ettawa menjadiberbagai produk olahan susu yang memiliki nilai ekonomis dan disukai konsumenseperti pembuatan yogurt susu, permen dan sabun kefir susu.

Selain itumeningkatan pengetahuan dalampenggunaan teknologi terkini sebagai sarana pemasaran dan penjualan secaraonline yang efektif, efisien dalam memperkenalkan berbagai produk hasilpengolahan susu kambing Ettawa. Serta peningkatan wawasan dan pengetahuanpenguatan kelembagaan kelompok perempuan peternak Mentari.

"Metode yang digunakan adalahpelatihan,pembimbingan dan pendampingan pengolahan susu dengan varian yogurt, sabun kefirdan permen susu. serta pendampingan penggunaanteknologi terkini sebagai sarana pemasaran dan penjualan secara online yang efektif, efisien melalui Ecommerce, FaceBook,Instragram,Website, Serta penguatan kelembagaan kelompok perempuan peternakMentari," jelas Beby Masitho.

Lebih lanjut dikatanya, berdasarkankegiatan pengabdian masyarakat telah meningkatknya pengetahuan mitra kegiatanterkait pengolahan dan pemanfaat susu kambing Ettawa menjadi produk industriyang siap bersaing di pasar dan penguatan kelembagaan. Kelompok perempuan peternak Mentari mampu mempergunakan teknologi pemasaran berbasis webdan internet.

"Alhamdulillah kegiatan PKM UMA inimemaksimalkan peran kelompok Mentari dalam menghasilkan produk olahan dari susukambing ettawa yang memiliki nilai jual dan mampu memasarkan dan diterimapasar," jelas Beby Masitho yang juga dosen FISIP UMA.

Penulis
: ilham
Editor
: taufik

Tag:

Berita Terkait

Sumut

Percut SeI Tuan Sukses Gelar Seleksi MTQ Tingkat Kecamatan

Sumut

Akselerasi Kinerja Guru dan Tendik, SD di Tembung Percut Sei Tuan Percepat Peningkatan Hasil Belajar

Sumut

Posko Kaukus Gemuis Prabowo - Gibran Sumut Berikan Bingkisan Sembako Tahun Baru 500 Fakir Miskin dan Anak Yatim