Pelatihan Simulator Riding Diikuti Puluhan Siswa SMKN 2 Padangsidimpuan

Amir Hamzah Harahap
analisamedan.com -Puluhan siswa dan guru di SMKN 2 Padangsidimpuan mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan simulator safety riding yang digelar oleh PT Agincourt Resources bekerja sama dengan PT Astra Internasional Tbk, Kamis (9/4/2026).Program pelatihan ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial Astra dalam memberikan edukasi berkendara yang aman, khususnya bagi generasi muda yang menjadi pengguna aktif sepeda motor.Marketing Communications Sub Dept Astra Motor, Michael Gerald menjelaskan, pelatihan simulator safety riding di SMKN 2 Padangsidimpuan ini, merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghargai setiap pengguna sepeda motor."Kami menghormati setiap insan yang menggunakan produk kami, karena setiap nyawa itu berharga. Jangan sampai sepeda motor justru menjadi alat pembunuh. Sepeda motor harusnya digunakan sebagai alat mobilitas untuk mencari ilmu, nafkah, atau aktivitas lainnya," ujar Michael.Ia menegaskan, pelatihan simulator ini bertujuan memberikan edukasi berkendara yang benar sejak usia sekolah. Menurutnya, fasilitas seperti ini masih tergolong langka di lingkungan pendidikan. Jika tidak diedukasi dari usia sekolah, bagaimana seseorang bisa mengoperasikan kendaraan dengan benar."Sekolah yang memiliki fasilitas safety riding juga tidak banyak dan tidak bisa sembarangan diberikan," tegasnya.Sebelumnya, fasilitas serupa telah hadir di Semarang dan Solo, Provinsi Jawa Tengah, serta di SMKN 5 Bali Mandara. Pemilihan sekolah dilakukan secara selektif, terutama yang memiliki kurikulum teknik sepeda motor dan mayoritas siswanya menggunakan kendaraan roda dua."Dengan begitu, edukasi bisa dilakukan secara massif di sekolah. Setiap tahun, kami juga mendorong sekolah untuk membuat program keselamatan berkendara, mulai dari metode hingga hasilnya. Program tersebut kemudian dilombakan antar sekolah," tambah Michael.Pada kompetisi tahun lalu, SMKN 5 Bali Mandara berhasil meraih juara pertama dalam ajang safety riding yang digelar Astra Motor. Ke depan, SMKN 2 Padangsidimpuan diharapkan turut berpartisipasi dan bisa meraih juara.Ia menjelaskan, simulator yang ada di SMKN 2 Padangsidimpuan ini berbeda dengan milik kepolisian yang berfokus pada uji keterampilan dan halang rintang untuk kelulusan SIM. Pada simulator safety riding Astra Motor ini lebih menitikberatkan pada kemampuan memprediksi potensi bahaya di jalan."Dalam simulator ini, pengguna akan di hadapkan pada berbagai skenario, seperti jalan raya, jalan sempit, hingga kondisi siang dan malam. Misalnya, saat melihat mobil berhenti dengan lampu hazard, pengendara harus mampu mengantisipasi kemungkinan bahaya yang akan terjadi," paparnya.Setiap simulasi akan menghasilkan nilai yang mencerminkan tingkat kewaspadaan pengguna terhadap risiko di jalan. Hasil tersebut dapat dicetak sebagai bentuk evaluasi pribadi. Nilai yang muncul menjadi feedback bagi pengguna untuk mengetahui titik lemah dan kelebihannya."Nilai ini bukan standar kelulusan, tetapi indikator kesadaran terhadap bahaya," jelasnya.Ia juga berharap SMKN 2 Padangsidimpuan dapat menjadi role model bagi sekolah lain dalam hal keselamatan berkendara. Harapannya, muncul stigma bahwa, siswa yang tertib berkendara berasal dari SMKN 2 Padangsidimpuan.Sementara itu, Kepala SMKN 2 Padangsidimpuan, Zendro Hasibuan menyampaikan, apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh PTAR dan Astra, terutama atas berbagai fasilitas yang telah disediakan."Harapannya, pelatihan simulator safety riding hari ini dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam keselamatan berkendara," katanya.Ia juga menekankan pentingnya menjaga dan merawat berbagai fasilitas simulator safety riding yang sudah ada ini, agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Pihaknya mengaku bangga karena menjadi salah satu dari sedikit sekolah di Indonesia yang memiliki fasilitas ini."Bahkan di Sumatera Utara (Sumut), fasilitas simulator safety riding ini baru ada satu-satunya ada di SMKN 2 Padangsidimpuan," sebutnya.Menurutnya, meski simulator ini cukup menantang bagi pemula, namun sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan berkendara. Ia yakin, jika seseorang menguasai simulator ini, maka ia akan lebih siap dan lihai dalam berkendara di jalan.Zendro juga mendorong para guru, khususnya di jurusan teknik sepeda motor, untuk memanfaatkan fasilitas ini secara maksimal dan menjalin sinkronisasi dengan bengkel otomotif.Di sisi lain, Superintendent Community Services PTAR, Yayan Nuryawan, menjelaskan bahwa, kolaborasi ini merupakan bagian dari sinergi antar perusahaan di bawah naungan Astra Internasional Tbk."Agincourt Resources berada di bawah Astra. Tidak hanya pertambangan, Astra juga memiliki berbagai lini bisnis, salah satunya Astra Motor. Kolaborasi ini lahir karena kami memiliki sekolah binaan, walau yang terdekat berada di wilayah Batang Toru dan Muara Batang Toru," ungkapnya.Yayan membenarkan bahwa, tidak semua sekolah dapat mengikuti program pelatihan simulator safety riding ini. Ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi, termasuk kesiapan fasilitas, selain kemauan dari pihak sekolah itu sendiri."Kemudian, yang pastinya harus tersedia ruangan atau lapangan dengan standar luas tertentu, karena simulator ini membutuhkan banyak peralatan," urai Yayan.Yayan berharap, dengan adanya program ini, kesadaran keselamatan berkendara di kalangan pelajar semakin meningkat, sekaligus menciptakan generasi pengendara yang lebih disiplin, waspada, dan bertanggung jawab di jalan raya.Terpisah, salah satu siswa Kelas X Jurusan Teknik Bisnis Sepeda Motor SMKN 2 Padangsidimpuan, Naufal Fakhri mengaku senang atas hadirnya simulator safety riding ini. Ia berharap, simulator ini dapat menjadi acuan bagi siswa nanti agar lebih aman dalam berkendara."Mudah-mudahan, pelatihan ini nanti dapat mengarahkan agar kami dapat berkendara lebih baik lagi dan terhindar dari kecelakaan," tandasnya.

Editor
: amir

Tag:

Berita Terkait

Sumut

Dibawah Kepemimpinan Harry Pahlevi, PMI Padangsidimpuan Raih Penghargaan

Sumut

Minibus L300 Bermuatan Rokok Ilegal Diamankan di Padangsidimpuan

Sumut

Alfian Kadishub Menang Praperadilan, Status ASN dan Jabatan Otomatis Aktif Kembali!

Sumut

Praperadilan Dikabulkan, Kadishub Alfian Pane Resmi Kembali Ke Keluarga

Sumut

Malam Ini, Nobar Simpang Ikip Dimeriahkan Artis Tabagsel dan Doorprize Melimpah

Sumut

Siswa di Sidimpuan Dilarang Bawa Makanan Kesekolah Berbungkus Plastik