analisamedan.com — Monitoring Dewan Pendidikan Kabupaten Deli Serdang di sejumlah
sekolah dasar (SD) wilayah pedalaman Kecamatan Sibolangit mengungkap sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah daerah. Selain menemukan kekurangan guru pada sejumlah mata pelajaran, monitoring juga menemukan persoalan administrasi peserta didik yang berpengaruh terhadap pendataan sekolah dan jumlah siswa yang menjadi dasar penerimaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).Monitoring yang dilakukan Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Deli Serdang, Dr. Jamiluddin Marpaung, M.A., tersebut merupakan bagian dari kegiatan pemantauan periode pertama tahun 2026. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan unsur Dewan Pendidikan, tetapi juga mengikutsertakan akademisi Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Dr. Nursapia Harahap, M.A. Tim mengunjungi sejumlah sekolah di Kecamatan Sibolangit dan berdialog langsung dengan kepala sekolah serta guru untuk menghimpun berbagai persoalan pendidikan di lapangan.Dari hasil monitoring, salah satu persoalan yang cukup menonjol adalah kekurangan guru untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Agama Kristen Protestan, Pendidikan Jasmani dan Olahraga, serta Bahasa Inggris. Kondisi tersebut ditemukan di sejumlah sekolah yang dikunjungi. Keterbatasan tenaga pendidik membuat kepala sekolah harus mengoptimalkan guru yang tersedia agar proses pembelajaran tetap berjalan dan seluruh siswa memperoleh layanan pendidikan.