analisamedan.com– Jemaah calon haji (calhaj) gelombang kedua Embarkasi Medan mulai mengenakan kain ihram sejak dari Asrama Haji Medan (Ahmed). Kebijakan ini diterapkan pertama kali pada Kloter 13 yang diberangkatkan pada Sabtu (17/5/2025).
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan menyampaikan, penggunaan kain ihram sejak dari tanah air dilakukan karena jemaah langsung mengambil miqat di Ya Lam Lam untuk menunaikan umrah wajib setibanya di Arab Saudi.
"Jemaah berangkat dari Bandara Kualanamu menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah dalam keadaan telah mengenakan kain ihram sejak dari asrama. Ini merupakan bagian dari prosedur gelombang kedua," ujar Ketua PPIH saat melepas keberangkatan Kloter 13 di Aula 1 Madinatul Hujjaj, Asrama Haji Medan.
Kloter 13 menjadi awal pemberangkatan jemaah gelombang kedua yang akan berlangsung hingga Kloter 24. Total keberangkatan gelombang ini dijadwalkan hingga 31 Mei 2025.
Ketua PPIH juga mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan dan fokus menjalankan ibadah haji demi meraih ridha Allah SWT. "Semoga para tamu Allah diberikan kesehatan, kelancaran dalam melaksanakan seluruh rangkaian ibadah, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur," ujarnya.
Sementara itu, Humas PPIH Embarkasi Medan, H. Mulia Banurea, melaporkan bahwa Kloter 13 terdiri dari 357 jemaah. Mereka berasal dari Medan (228 orang), Padangsidimpuan (82 orang), Gunungsitoli (16 orang), Dairi (21 orang), Labuhanbatu (2 orang), dan Nias Selatan (1 orang). Kloter ini juga turut didampingi oleh satu orang PHD dari masing-masing kabupaten/kota, serta Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), dan dua orang tim kesehatan.
"Sampai dengan keberangkatan Kloter 13, total jemaah calhaj Sumatera Utara yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci berjumlah 4.661 orang atau 55,34 persen dari total kuota. Sisanya, sebanyak 3.761 orang (44,66 persen), akan diberangkatkan dalam kloter-kloter selanjutnya," pungkas Mulia.