analisamedan.com - Halaman Kantor Walikota Padangsidimpuan pada Rabu (18/06) Siang tiba-tiba berbau pesing dan jorok setelah dikirim 1 truk sampah oleh mahasiswa.
Dimana sampah tersebut dibawa puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Pejuang Hak rakyat Sumatera Utara ini dengan mengendarai roda dua serta satu truk sampah.Pantauan media, massa hadir pada pukul 14.30 WIB ini lengkap dengan pengeras suara langsung membuang sampah dari bak truk persis dipintu masuk kantor Walikota Padangsidimpuan.Dalam orasinya, mahasiswa meminta Pemerintah Kota Padangsidimpuan dan Dinas Lingkungan Hidup untuk mengambil tindakan atas Tempat Pengelolaan Akhir (TPA)."Meminta Pemko dan Lingkungam Hidup untuk segera mengambil tindakan terkait penanganan sampah di Batu Bola yang audah melebihi kapasitas (over)" Kata Koordinator Lapangan dan Aksi Dewa Endi dan Rahmat S melalui pengeraa suara.Juga demonstran meminta agar Pemko segera mengalihkan TPA."Kami minta Pemko segera merealisasikan Keputusan Walikota No. 463/KPTS/2017 Tentang lokasi TPA yang berlokasi di Batang Bahal" Teriak massa.Diterima WalikotaSetelah berorasi satu jam, Walikota Padangsidimpuan H. Letnan Dalimunthe menerima para peserta aksi untuk berdialog langsung diruang kerja Walikota guna mendengar tuntutan dan harapan mahasiswa.Hingga berita ini diturunkan, dialog masih berlangsung di Balai Kota.