analisamedan.com - Sebanyak 25 orang jemaah umroh asal Kabupaten Padanglawas (Palas) terlantar di Singapura, pihak perwakilan travel PT Karunia Jannah Firdaus di Palas, lepas tanggungjawab.
Terlantar jemaah umroh menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat.Pasalnya jemaah umroh terlantar tiga hari dan mulai kondisi sakit dam kurang makan.Video berdurasi 1:10 menit tersebar secara umum menjadi bahan diperbincangkan. Dalam narasi video disebutkan sebanyak 25 jemaah termasuk 1 anak umur 8 tahun, sudah 3 hari/malam berada di bandara Singapura.
Tampak para jemah duduk lesu beralaskan ambal di bandara. Bahkan ada yang tertidur di sofa,Jumat (11/4/2025).
Dikabarkan, selain 25 jemaah laki-laki dan perempuan tersebut, masih ada 10 jemaah lainnya yang tertinggal di hotel, dekat Bandara Kualanamu Medan. Total jemaah travel umroh yang hendak berangkat ke Tanah Suci Mekah ini berjumlah 35 orang.
Narasi video yang diduga dari salah seorang jemaah itu, juga menyebutkan jadwal pemberangkatan tidak jelas. Makan para jemaah juga terancam.
Usut punya usut, jemaah umroh ini berangkat melalui travel PT Karunia Jannah Firdaus. Dan Jumat (11/4) saat ditelusuri, perwakilan travel umroh asal Medan ini beralamat di Desa Sibuhuan Jae Kecamatan Barumun, Padanglawas.
Saat didatangi, kantor perwakilan itu tidak ada merk, hanya rumah yang diakui sebagai perwakilan travel.