Hendak Jenguk Cucu Kesayangan, Nenek di Tapsel 'Diusir' dan Berakhir Acara Keluarga di Polsek

Amir Hamzah Harahap

analisamedan.com -Bagi seorang nenek, jika mendapat kabar cucunya sedang sakit maka dipastikan hatinya akan gundah gulana dan berupaya melihat langsung meski harus melalui perjalanan jauh seorang diri diusia senja.Namun bukannya bisa langsung mencium dan memeluk cucu kesayangannya, akan tetapi seorang nenek di Tapsel bernama Rialan Hariani Siregar malah menelan kekecewaan karena diusir.Namun berkat upaya problem solving, Polsek Sipirok sukses damaikan soal kesalahpahaman keluarga di masyarakat tersebut.Kronologi Nenek Jenguk Cucu KesayanganKanit Reskrim Polsek Sipirok, Ipda Ahmad Juli Nasution, SH, melalui Bhabinkamtibmas, Aipda Mulianto Siregar, sukses damaikan soal kesalahpahaman keluarga ini, tanpa melalui proses hukum.Kapolsek Sipirok, Iptu PM Siboro, pada Rabu (12/06/2024) pagi, mengatakan, sebelum dimediasi di Polsek, telah terjadi permasalahan berupa perbuatan tidak menyenangkan.Adapun yang merasa mengalami perbuatan yang tidak menyenangkan yaitu, Rialan Hariani Siregar.

Di mana, Rialan saat itu akan melihat cucunya di Desa Sialagundi, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan pada Selasa (11/06) Petang."Cucu saudari pelapor (Rialan-red) tengah berada di Rumah saudara dari menantunya yang tak lain adalah terlapor dalam hal ini, saudara Muharram Siregar," jelas Kapolsek.Kebetulan, kata Kapolsek, cucu pelapor sedang sakit. Namun, setiba di lokasi, terlapor menolak kedatangan pelapor dan mengusirnya. Bahkan, menurut pelapor, terlapor mengeluarkan kata tak baik hingga mengancamnya."Terakhir, menurut pelapor, terlapor akan melemparnya dengan batu. Selanjutnya pelapor meninggalkan Rumah terlapor dan mendatangi Polsek Sipirok untuk mengadukan atas kejadian tersebut," kata Kapolsek.Mendapat laporan tersebut, Polsek Sipirok memanggil pihak Desa Sialagundi beserta keluarga kedua belah pihak.

Tujuannya, untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.Setelah proses mediasi di Polsek Sipirok, kedua belah pihak pun sepakat untuk berdamai dan tidak memperpanjang masalah tersebut ke ranah hukum. Sekaligus, kedua belah pihak membuat surat perjanjian perdamaian."Kedua belah pihak telah sepakat untuk saling memaafkan dan bersalaman. Serta kedua belah pihak berjanji ke depan lebih menjalin tali persaudaraan dan silahturrahmi yang lebih baik," tutup Kapolsek.

Editor
: amir

Tag:

Berita Terkait

Sumut

Program Mikoriza akan Bantu Pemulihan Lahan PT Agincourt Resources

Sumut

UMKM Binaan PT Agincourt Resources Naik Kelas, Omzet Naik hingga Puluhan Juta

Sumut

Bu Guru Desi Yang "Cubit" Siswa di Tapsel Dinonaktifkan dan Siswa Pindah Sekolah. Berikut Kronologinya Lengkapnya

Sumut

Disdik Tapsel Perkuat Pengawasan, Kadis: Sekolah Harus Aman bagi Anak

Sumut

Tersangka Pembunuh Bocah di Tapsel, Ternyata Tetangga Dan Sempat Ikut Mengevakuasi Korban Dari Dalam Sumur

Sumut

Bocah 7 Tahun di Tapsel Ditemukan Tewas Didalam Sumur Warga