CFD Sidimpuan Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan (UMKM) dan Sarana Efektif Dorong Gaya Hidup Sehat

Amir Hamzah Harahap
analisamedan.com -Saat mentari masih malu-malu menampakkan sinarnya dari ufuk timur pada Minggu (12/04) Pagi.Pusat Kota Padangsidimpuan sudah dipenuhi ribuan langkah pejalanan kaki dan deretan ratusan stand UMKM juga berjejer rapi dikedua lajur jalan Halaman Bolak Padangsidimpuan untuk menjemput rezeki.Di tengah aktivitas masyarakat yang berolahraga, bersantai, hingga berinteraksi sosial, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memanfaatkan momentum tersebut untuk menggerakkan roda usaha mereka sebagai pilar ekonomi lokal.Pemandangan ini jelas menunjukkan tingginya animo masyarakat juga berdampak ganda yakni 'gaya hidup sehat ekonomi berputar' pada acara Car Free Day (CFD).Jalanan ditutup oleh Pemko Padangsidimpuan khusus untuk memberi ruang bagi ribuan warga berkumpul diruang terbuka sehat, inklusif serta produktif yang datang dari segala penjuru.Tidak hanya itu, Pemko Padangsidimpuan juga memberi ruang bertumbuh khusus untuk UMKM di lajur jalan pusat kota. Mulai dari kuliner dan jajanan lokal menggoda selera namun tentunya ramah dikantong hingga produk kesehatan juga ikut tertata rapi dan dijaga kenyamanannya.Seperti kata salah seorang pedagang roti lapis lejit yang mendirikan stand beragam jenis kue basah dan kering yang tentunya sehat dan halal bernama Dea Siregar mengungkapkan kepada media bahwa UMKMnya cukup terbantu."Kalau gini bang terbantu dalam peningkatan omzet jualannya. Kalau dirumah saja saya hanya masak sedikit, tapi kalau di CGD saya buat kue lebih banyak karena penginjung disini ribuan bang" Kata Dea.Hal senada juga disampaikan Wulan, satu dari ratusan UMKM yang ikut pada acara CFD."Mudah-mudahan bang, event CFD ini sangat membantu kami para pedagang kecil ini. Saya sudah berjualan sarapan pagi mulai tiga bulan lalu dan hasilnya memuaskan. Harapannya pemerintah daerah mau mempromosikan dagangan kami ini bang " Ujarnya.Tanggapan Warga Para peserta CFD juga memberikan respon positif. "Kami sqngat mendukung program ini sebab selain pola hidup sehat juga berdampak ganda dalam membangkitkan UMKM. Dari sisi ekonomi, Ini merupakan metamorfosis bertemunya penjual dan pembeli. Dan ini juga bisa menjadi perubahan gaya hidup untuk membiasakan berjalan kaki dan bersepeda" Ujar salah seorang peserta CFD.Sedangkan saran yang berikan yakni untuk menjaga ketat lajur jalan untuk tidak dilalui kenderaan seperti motor dan mobil selama CFD."Sarannya sih itu diperketat lagi jangan ada mobil yang melintas mulai pelaksanaan CFD karena akan semakin meluluhkan integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap program pemko ini. Juga kalau bisa itu toiletnya disediakan, silahkan saja dibuat PAD. Saya rasa warga terbantu disini juga PAD terbantu" Harapnya kepada Pemko Padangsidimpuan.

Editor
: amir

Tag:

Berita Terkait

Sumut

Kisah Pilu Korban KDRT di Madina, Menanti Kepastian Hukum Dari Kapolres

Sumut

Bertahun Saluran Irigasi Rusak, Petani di Sidimpuan Rugi Rp115 Miliar

Sumut

Tender Irigasi Ujung Gurap Rp.2 Miliar Gagal. 400 Hektar Sawah Akan Alami Kekeringan Lagi!

Sumut

Walikota Letnan Lantik 16 Pejabat, Berikut Daftarnya

Sumut

9 Proyek di Sidimpuan Gagal Tender & Proyek Bencana (TKD) Juga Mengendap. Warga Desak KPK Turun Langsung

Sumut

Kalapas Herizal Yusuf dan Pemko Padangsidimpuan Komitmen akan Beri Pelayanan Terbaik