Cegah ISPA Karena Asap Karhula, Dinkes Padangsidimpuan Bagikan 3000 Masker Kepada Warga Dalam Sehari

Amir Hamzah Harahap
analisamedan.com -Dinas Kesehatan (Dinkes) membagikan 3000 ribuan masker kepada masyarakat di Kota Padangsidimpuan, sebagai langkah pencegahan gangguan pernapasan (ISPA) di tengah munculnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Jum'at (09/10/2026). Pembagian masker menyasar pengendara roda dua, pejalan kaki, serta warga yang beraktivitas di luar ruangan dengan petugas kesehatan turun langsung ke sejumlah titik strategis, termasuk jalan utama, dan kawasan fasilitas umum sebagai upaya perlindungan kesehatan masyarakat dari paparan polusi udara."Menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar ruangan, jika harus berada diluar ruangan agar menggunakan masker untuk mengurangi dampak gangguan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)" Kata Balyan Siregar, S.KM, M.Kes.Sedangkan titik lokasi pembagian masker yakni Simpang Jl. AH Nasution Palopat Pijorkoling, Simpang Silandit, Depan Kantor Wali Kota, Depan Tugu Pajak buah.Balyan menjelaskan, imbauan tersebut penting dilakukan untuk mencegah paparan partikel halus PM2,5 dalam asap karhutla yang dapat masuk ke saluran pernapasan dan meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, serta warga dengan riwayat asma dan penyakit paru.Lanjutnya, bahwa PM2,5—partikel udara yang dihasilkan dari pembakaran hutan dengan ukuran kurang dari 2,5 mikrometer—sangat berbahaya karena mampu terhirup hingga ke rongga terdalam paru-paru. Paparannya kerap memicu keluhan medis berjenjang, mulai dari iritasi mata, tenggorokan gatal, sesak napas, hingga memperburuk kondisi penyakit paru kronis.Oleh karena itu, Balyan menegaskan bahwa masker adalah garis pertahanan pertama yang paling mudah diakses masyarakat ketika langit mulai kelabu tertutup asap."Garis pertahanan pertama dengan memakai masker. Dan juga menjaga pola hidup sehat dengan minum air putih lebih banyak dari biasanya, serta meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan nutrisi yang cukup" Katanya.Pihaknya juga menghimbau jika terjadi gangguan pernapasan agar segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat jika : a. mengalami gejala gangguan pernapasan seperti batuk terus menerus, sesai napas, nyeri dada, bibir atau ujung jari kebiruan dan kesulitan berbicara karena sesak.b. mengalami gejala gangguan penglihatan seperti mata nyeri dan mata merah.c. mengalami gejala kedaruratan lainnya seperti kejang, penurunan kesadaran, atau keluhan lain yang semakin berat.

Editor
: amir

Tag:

Berita Terkait