analisamedan.com -Pernyataan Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, yang menegaskan seluruh sumber air dari wilayah Tapteng harus dikelola oleh PDAM Mual Nauli Tapteng menuai pro dan kontra di tengah masyarakat Tapteng dan Kota Sibolga. Sejumlah kalangan menilai pernyataan tersebut berpotensi memicu ketegangan antardaerah jika tidak disikapi secara bijak.
Pernyataan itu disampaikan Masinton saat meninjau Embung PDAM Mual Nauli Tapteng di Desa Sipan, Kecamatan Sarudik, Minggu (25/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Masinton menegaskan bahwa pengelolaan sumber air yang selama ini dimanfaatkan di luar wilayah Tapteng, termasuk oleh Kota Sibolga, ke depan akan diambil alih oleh PDAM Mual Nauli Tapteng.
"Semua sumber air yang berasal dari Tapteng harus dikelola oleh PDAM Mual Nauli Tapteng. Ke depan, air yang sumbernya dari Tapteng tetapi dialiri atau dikelola di luar Tapteng akan kita ambil alih pengelolaannya, karena sumbernya dari Tapteng," tegas Masinton.