analisamedan.com -Seharusnya sebagai siswa disekolah harus belajar untuk menimba ilmu, namun sejumlah siswa SMA 3 Sibolga malah menambah jam belajar dengan terlibat perkelahian antar siswa, Kamis (02/03/2023).
Perkelahian sejumlah siswa laki-laki tersebut terjadi pada senin (27/02/2023) sekitar pukul 09.30 WIB di dalam lingkungan Sekolah SMA Negeri 3.
Dan Problem Soving dilaksanakan pada Rabu (01/03/2023) pukul 10.00 WIB oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Pancuran Gerobak Aiptu Maman S Lubis.
Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Ibu Ida Wati Siregar, Guru BP Ibu Latio Tumanggor, PKS Kesiswaan Bapak Nata Sitanggang, Wali Kelas dan para Orang Tua Siswa/i melaksanakan problem solving di Sekolah SMA Negeri 3 Sibolga.
Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja, SH, SIK MH melalui Kasat Binmas Polres Sibolga AKP David Sinaga, SH, MSI menyampaikan bahwa Kegiatan problem solving ini dilakukan sebagai upaya untuk menyelesaikan perkelahian antara beberapa siswa.
"Perkelahian tersebut dipicu oleh berita yang tidak benar yang disampaikan oleh siswi bernama Meiyana Gulo kepada siswa bernama Ozak Fernando, Bahari Rasman Hulu, dan Ahmad Afandi. Akibatnya, terjadi perkelahian bersama siswa bernama Muhammad Jery dan Muhammad Rafli" Kata Kasat Binmas Polres Sibolga.
Setelah terjadinya perkelahian tersebut, semua pihak yang terlibat, baik siswa, guru, kepala sekolah, dan orang tua siswa sepakat untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan dan menandatangani surat perjanjian.
Dalam kegiatan problem solving ini, Aiptu Maman S Lubis dan timnya memberikan arahan dan pembinaan kepada siswa serta melibatkan semua pihak yang terlibat dalam permasalahan tersebut.