analisamedan.com -Untuk memastikan pasokan LPG bersubsidi bagi masyarakat miskin dan usaha mikro aman, Pemko
Padangsidimpuan dan PT Pertamina menggelar operasi pasar LPG 3 kgilogram di Dua Kecamatan pada, Jum'at (04/07/2025).Operasi pasar ini merupakan lanjutan dari razia kelangkaan gas sepekan lalu, sekaligus untuk pencegahan dan pengendalian harga gas subsidi ditengah-tengah masyarakat.Dimana kegiatan ini berangkatkan dari Kantor Walikota
Padangsidimpuan yang dipimpin oleh Walikota
Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe melalui Plt Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UMKM, Rahuddin Harahap, Kasatpol PP Zulkifli Lubis, Staf Ahli Rahmad Marzuki Nasution, Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Daulat Dalimunthe serta tim dari Pertamina dan Distributor.Pantauan media, rombongan bersama truk yang mengangkut LPG gas 3 kilogram pertama sekali menggelar operasi pasar di Kantor Desa Palopat Pijorkoling, Kecamatan
Padangsidimpuan Tenggara sebagai upaya menyahuti kelangkaan gas sesuai laporan masyarakat.Puluhan ibu-ibupun langsung memenuhi halaman kantor desa dengan membawa tabung gas dari rumah guna mendapatkan pasokan gas dengan harga sesuai HET.Dihadapan masyarakat, Plt Kadis UMKM Kota Padangsidimpuan, Rahuddin Harahap menyebutkan bahwa kehadiran pihaknya sebagai upaya penanggulangan dan pencegahan kelangkaan gas serta pengendalian harga subsidi."Ini merupakan program pencegahan kelangkaan gas. Jadi hanya masyarakat yang berhak yang bisa menerima gas subsidi. Bagi warga yang sudah terdaftar dipangkalan maka berhak sebagai penerima. Kami dengar disini ada aspirasi dan keluhan makanya kami hadirkan pertamina dan agen untuk menyalurkan subsidi" Ucap Rahuddin.Usai menggelar Operasi pasar di Desa Palopat Pijorkoling, Tim menuju titik kedua yakni Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan
Padangsidimpuan Selatan.Sedangkan jumlah tabung gas yang didistribusi yakni sebanyak 563 Tabung dari total penambahan 1260 kuota per-kecamatan sebagaimana diungkapkan Kabag Perekonomian, Daulat Dalimunthe."Ada 1260 yang akan didistribusikan, Operasi ini akan dilaksanakan di 6 kecamatan dalam beberapa hari kedepan. Kita harap keluhan warga terkait hal ini bisa tersahuti. Dan ini juga kita sudah mengusulkan kepada pertamina untuk kembali menambah kuota regional Padangsidmpuan sebanyak 3000 tabung subsidi lagi" Tegasnya.
Hal ini mengingat bahwa sifat komoditas LPG cukup tinggi di Kota Padangsidimpuan.Berita SebelumnyaKoperasi Merah Putih Ikut Jal Gas Melon di PadangsidimpuanDinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kota
Padangsidimpuan menyebutkan Koperasi Merah Putih di 37 Kelurahan dan 42 Desa Se-KotaPadangsidimpuanbakal ikut mendistribusikan Gas LPG Subisidi, Jum'at (04/07/2025).Plt Kepala Dinas UMKM, Rahuddin Harahap merencanakan koperasi merah putih juga menjadi link distribusi gas subsidi dan sudah menyampaikan kepada pihak pertamina."Kopdes Merah Putih nantinya bakal ikut mendistribusikan gas subsidi kepada masyarakat. Itu sudah disampaikan kepada pihak pertamina" Kata Rahuddin.Pihaknya berharap. Dengan kehadiran koperasi ini juga akan memotong mata rantai yang membuat gas subsidi mahal dan langka."Ini akan memotong mata rantai dan juga akan ikut menjaga ketersedian gas di setiap desa dan kelurahan Se-Kota Padangsidimpuan. Dan penjual (agen) tetap ada. Tidak hanya itu, juga pupuk subsidi skemanya juga sama untuk menjaga ketersediaan bahan dan harga" Tegasnya.