analisamedan.com -Tim Search And Rescue (SAR) bersama warga menemukan korban hanyut di Padangsidimpuan di bantaran Sungai Batang Angkola, Desa Labuhan Rasoki, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Selasa (18/03/2025).Tubuh korban ditemukan dengan kondisi tak bernyawa sudah membesar dan tertimbun pada pukul 11.30 WIB.Dimana sebelumnya korban hanyut dari Kelurahan Sihitang saat banjir melanda Kota Padangsidimpuan pada Kamis (15/03) Malam atau sejauh 7 Kilometer dari Lokasi.Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tabagsel, M Rizal Rangkut mengungkapkan bahwa korban ditemukan 15 meter dari bibir sungai."Sekitar 15 meter dari bibir sungai di Desa Labuhan Rasoki Purba tua" Kata Basarnas.Usai ditemukan, jenazah dibawa ke RSUD Kota Padangsidimpuan guna identifikasi dan otopsi."Jenazah dibawa ke RSU. Dari itu diketahui identitas korban adalah Bangun Hutabarat 70 tahun salah satu dari dua korban hanyut. Sedangkan satu lagi dalam pencarian. Dan keluarga korban juga sudah datang" Kata Rangkuti.Dari tiga korban yang dilaporkan baru dua jenazah yang ditemukan."Kita akan terus berupaya melakukan pencarian. Karena ada tiga korban, dua sudah ditemukan dan satu lagi proses pencarian oleh seluruh tim" Tegasnya.
Berita Sebelumnya2 Warga Hilang Saat Banjir Terjang SidimpuanDua warga Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, dinyatakan hilang saat peristiwa banjir pada Kamis (13/03) Malam.Kronologi dinyatakan hilangnya kedua korban bernama Ali Rasmi Hasibuan (47) dan Kakek bernama Bangun Hutabarat (70) berawal saat keduanya terakhir terlihatsebelum kejadian pukul 20.00 WIB di warung."Dari keterangan saksi terakhir kali melihat korban belanja diwarung. Itu sebelum kejadian banjir. Sedangkan lokasi tempat tinggal mereka tak jauh dari sungai Batang Angkola" Kata Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tabagsel, M Rizal Rangkut.Lalu sesudah banjir mulai menyusut, Warga hanya menemukan sepeda motor korban dan pakaian tertimbun tanah."Itu dari laporan yang masuk kita (Basarnas) disekitar kediamannya warga hanya menemukan septor korban dan baju sudah tertimbun" Ucapnya.Sedangkan proses pencarian sudah dimulai sejak pagi bersama Basarnas, BPBD, TNI, POLRI dan Masyarakat namun belum ada hasil."Sejak pagi tadi kita sudah menyisir dan melakukan pencarian dari titik lokasi awal korban hingga ke Bendungan Paya Sordang. Sudah kita sisir itu menggunakan perahu. Besok kita juga melakukan pemetaan dan sisir titik yang dianggap memungkinkan. Karena di pinggiran sungai ini kebanyakan perkebunan warga" Terangnya.