Analisamedan.com. – Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Tun Seri Setia HM Ali Rustam menginstruksikan gubernur, wakil gubernur, bupati dan walikota atau pejabat yang ditunjuk, agar memiliki kemampuan finansial yang baik, dan memiliki ide-ide gagasan yang bertujuan untuk membangun masyarakat Melayu dan Islam di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.
“Sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), gubernur atau wakil gubernur, bupati dan walikota adalah pemimpin DMDI di daerah yang ada di Indonesia atau sosok tokoh yang ditunjuk kepala daerah yang memenuhi kriteria layak serta mumpuni dalam hal finansial, juga ide-ide gagasan brilian,” jelas Tun Seri Setia HM Ali Rustam kepada wartawan melalui keterangan pers, Rabu (14/12/2022).
Seperti diketahui, Presiden DMDI Tun Seri Setia HM Ali Rustam sempat berada di Indonesia baru – baru ini, untuk menyerahkan bantuan kepada korban terdampak gempa di Cianjur.
Baca : Presiden DMDI Tun Seri Setia HM Ali Rustam Bantu Korban Gempa Cianjur Rp400 Juta
Ali Rustam juga meminta kepada pimpinan DMDI yang ada di daerah se Indonesia melaksanakan tugasnya sesuai ketentuan dan regulasi.
Namun jika selama menjabat tidak bisa menyesuaikan dengan ketentuan dan regulasi yang ada, agar menyerahkan kepada pemimpin yang mampu.
“Kepada Pimpinan DMDI yang sudah ada namun selama menjalankan tugasnya tidak sesuai dengan regulasi, diminta agar segera diusulkan kepada gubernur untuk dilakukan musyawarah. Kemudian gubernur dan wakil gubernur serta pejabat yang disarankan oleh gubernur untuk memimpin DMDI yang bisa bersinergi dengan pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten/kota,” tegas Ali Rustam.
analisamedan.com/ist
Hal ini, lanjut Ali Rustam, bertujuan untuk memudahkan pimpinan DMDI di daerah dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab sebagai organisasi yang memperjuangkan Masyarakat Melayu dan Islam. Sehingga program-program yang telah disusun bisa bermanfaat bagi ummat dan tepat sasaran.
Evaluasi
“Saya tegaskan sekali lagi bahwa Pimpinan DMDI itu harus layak dan mumpuni dalam hal finansial dan mempuyai ide-ide gagasan untuk .embantu masyarakat melayu dan ummat, Agar program dan tujuan DMDI bisa dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat” ungkap Tun Seri Setia HM Ali Rustam yang juga TYT yang Di Pertua Negeri Melaka.
Sekretaris jenderal DMDI Indonesia Datuk H Said Aldi Al Idrus meminta izin kepada Presiden DMDI Tun Seri Setia HM Ali Rustam untuk mengevaluasi beberapa pengurus DMDI daerah yang sudah habis masa kepemimpinannya, dan belum bisa bekerjasama dengan pemerintah daerah,
Sebab, sambung Said Aldi, ada beberapa pengurus DMDI daerah yang sudah habis masa jabatannya, sekaligus mengangkat pejabat di provinsi dan kabupaten/kota untuk menjadi pimpinan atau Ketua DMDI.
“Saya diminta Presiden DMDI segera mengevaluasi beberapa pengurus DMDI yang ada di daerah. Mereka jabatannya sudah selesai. Kemudian kita juga meminta untuk segera diangkat pimpinan DMDI yang baru di provinsi dan kabupaten/kota,” cetus Said Aldi.
Adapun masa kepengurusan DMDI di daerah yang sudah selesai masa jabatannya dan harus segera dilakukan musyawarah yakni DMDI Sulawesi Selatan (Sulsel), DMDI Kalimantan Selatan (Kalsel), DMDI Riau, DMDI Kepulauan Riau dan DMDI Jawa Barat.
“Pengurus DMDI yang ada di lima daerah tersebut, sudah selesai masa periodenya. Kita meminta agar ketua yang sudah diamanahkan untuk menyerahkan kembali kepemimpinan kepada yang benar-benar dinilai layak untuk memimpin DMDI di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, agar pembinaan DMDI di daerah se Indonesia berjalan baik dan program yang dijalankan bermanfaat serta tepat sasaran,” imbuh Said Aldi yang juga Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI).