analisamedan.comFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas MedanArea (UMA) suksesmenggelar Rapat Kerja Fakultas (RKF), di Convention Hall Lantai 3, Gedung Biro Rektor Kampus 1 UMA, Sabtu(11/03/2023).
RKF digelar untuk menyambuttahun ajaran baru 2022-2023 itu dimulai dengan doa dipimpin Dr. FauziWikanda dengan moderator Angga Tinova Yudha, S.I.Kom, M.I.Kom.
Dekan FISIP UMA Dr. Effiati Juliana, M.Si dalam sambutannya mengatakanRKF ini bertujuan agar FISIP UMA semakin maju ke depannya. "Saran dan diskusi yang membangun kita butuhkan untuk FISIP kedepannya," ujar Dr. EffiatiJuliana.
BACA JUGA :Kolaborasi 18 Dosen Antar Fakultas, UMA Sosialisasikan Kesadaran Hukum di Panti Rehabilitasi Amelia Indonesia
Dijelaskannya, RKF merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setelah Rapat KerjaUniversitas (RKU). Hal ini diperlukan mengingat dua dari tiga prodi di FISIP UMA sudahmemiliki akreditasi A yang harus terus dipertahankan.
Dekan FISIP UMA ini merinci bahwa tujuan utama RKF yakni meningkatkan prestasi akreditas prodi, meningkatkan kualitas SDM dosen dan pegawai, baik itu darisegi jenjang pendidikan maupun jenjang akademik, meningkatkan kualitas lulusan/alumni, meningkatkan mutuakademik,membangun silaturahmi, maupun meningkatkan daya saing dosen dan mahasiswa, baik itu ditingkat nasional maupun internasional.
BACA JUGA :Media Sosial Miliki Kekuatan Rubah Pola Bermedia Masyarakat
"Halini bertujuan agar pada tahun 2035, FISIP unggul baik secara akademik maupundalam hal pengembangan Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik serta Komunikasidalam rangka mendorong terwujudnya masyarakat yang harmonis dan sejahtera,sesuai dengan Visi FISIP UMA," ungkapnya.
FISIP UMA, lanjut Dr. Effiati terus berkomitmen untuk memberikan pelayananakademik yang terbaik, khususnya dalam mendorongpenyelesaian studi mahasiswa yang tepat waktu.
"Kita menargetkan mahasiswa lulus tepat waktumaksimal 3,5 – 4 tahun. Oleh karena itu, kita memerlukan kinerja dosen pembimbing yang baik,"ungkapnya.
Wakil Dekan (WD) I Bidang Pendidikan, Penelitian danPengabdian kepada Masyarakat FISIP UMA, Dr. Nadra Ideyani Vita, M.Simenambahkan, bentuk pelayanan akademik yang baik di FISIP UMA juga dilakukandengan menghadirkan dosen-dosen yang memiliki linieritas bidang ilmu.
"Sehinggamata kuliah yang dosen ajarkan, sesuai dengan penelitian dan artikel jurnal ilmiahyang biasa mereka hasilkan," ujarnya.
Selain itu, Dosen FISIP UMA juga terusdituntut untuk memenuhi setiap tanggungjawab akademiknya. Baik itu di bidang Pendidikan, Penelitian maupun Pengabdiankepada Masyarakat dari segi substansi maupun teknis.
"Alhamdulillahuntuk Penelitian T.A 2021/2022 berada pada peringkat ke-3 dalam lingkupuniversitas. Begitu pula untuk Pengabdian kepada Masyarakat berada padaperingkat ke-2 dalam lingkup universitas," paparnya.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Dr. DediSahputra, MA juga mengatakan, FISIP UMA terus menjajaki pelacakan studi (tracer study).
Saat ini, FISIP UMA sedang berfokus untukmelakukan tracer study kepada lebihkurang 100 alumni. Mulai dari tahun 2017 sampai dengan 2020.
Dr. Dedi juga menambahkan, sinergisitas antaradosen dan mahasiswa di FISIP UMA juga harus terus dilakukan, baik pada bidang pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.
Hal ini, ujar Dr. Dedi Sahputra perlu untuk memetakan profesionalitaslulusan FISIP UMA dan meningkatkan luaran Tri Dharma Perguruan Tinggi di FISIPUMA ke depannya.
Peserta RKF, Dr. Nina Siti Salmaniah Siregar,M.Si menambahkan, mahasiswa FISIP UMA juga memiliki talenta yang luar biasa. Baik itu dariaspek pendidikan,penelitianmaupun pengabdiankepada masyarakat.
Berdasarkan data memang menunjukkan, bahwa mahasiswa FISIP UMA terusmendapatkan beasiswa, seperti dari Kartu Indonesia Pintar, Bidik Misi, Kampus Mengajarmaupun Bank Indonesia.
Peserta RKF lainnya Walid Mustafa Sembiring, S.Sos, M.IPmengatakan, RKF memang merupakan bentuk evaluasi dalam rangka meningkatkan mutupembelajaran dan SDM dosen pengajar.
"Terima kasih kepada fungsionaris yang tidakpernah bosan dalam mengingatkan tanggung jawab kedisiplinan seorang dosen,"ujarnya.
Turut memberikanmasukan Drs. Bahrum Jamil, MAP dan Rehia K. Isabela Barus, S.Sos, M.SP. Mereka mengatakankegiatan RKF ini dalam rangka meningkatkan tali silaturahmi antar dosen."Silaturahmi penting dan kita harus sering ketemu," ungkap Rehia.