PWNU Sumut Peringati Nuzulul Quran, Gubsu Ajak NU Bersinergi dengan Pemerintah

Sugiatmo
analisamedan/sugiatmo
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Efendy Pohan

analisamedan.com - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama PWNU) Sumatera Utara (Sumut) menggelar peringatan Nuzulul Qur'an sekaligus berbuka puasa bersama keluarga besar NU, Kamis malam (20/3/2025) di Sekretariat Jalan Sei Batanghari Medan.

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Afif Nasution dalam sambutan tertulis dibacakan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Efendy Pohan berharap Nahdatul Ulama (NU) dapat terus bersinergi dengan pemerintah. Memberikan masukan dan saran untuk menyukseskan program pembangunan di Sumut.

"Pemerintah Provinsi Sumut mengucapkan terimakasih atas peran dan kontribusi selama ini. Saya berharap NU dapat terus sebagai sarana silaturahmi dan gotong royong umat. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah umat," ucap Effendy Pohan.

Menurut Gubsu, NU telah menjadi garda terdepan dalam merawat keberagaman dan kebhinekaan. Melalui pesantren NU telah menanamkan pendidikan karakter bagi geneasi bangsa. "Diharapkan NU sebagai perekat keberagaman di provinsi ini".

Disampaikan Gubsu, beberapa program yang dapat bersinergi dengan NU di antaranya adalah peningkatan pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat dan juga penguatan sosial yang ada di Sumut. "Semoga dengan acara ini dapat membawa berkah bagi kita semua, baik untuk amal ibadah dan juga untuk pembangunan di Sumut ke depan," katanya.

Ketua PWNU Sumut Marahalim Harahap menyampaikan, kegiatan ini merupakan rutinitas setiap tahun di bulan Ramadan, sebagai wadah silaturahmi seluruh warga Nahdliyin dan juga lainnya.

"Kegiatan ini merupakan rutinitas setiap tahun di bulan Ramadhan untuk mempererat hukuwan antar-warga NU di Sumut. Karena berkhidmat di NU dibutuhkan pemikiran banyak orang", kata Marahalim.

Terutama menjalankan program yang sangat intens adalah Pengaderan Dasar Kader Nahdlatul Ulama untuk mengejar target 1 juta kader militan NU di Sumut. Sehingga ke depan kader memahami ke-Nahdlatul Ulama.

Sebelumnya Rois Syuriah PWNU Sumut KH Abdul Hamid Ritonga MA, dalam sambutan pembuka mengingatkan pentingnya untuk selalu bersyukur pada nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Rasa syukur itu dapat dilihat dari Nabi Muhammad SAW ketika berbuka puasa.

"Ada yang menarik ketika berbuka puasa berdasarkan riwayat mahzab Imam Malik yang meriwayatkan bahwa kebiasaan Nabi ketika berbuka puasa yang hanya dengan 3 butir kurma. Nabi berbuka dengan 3 butir kurma sudah sangat bergembira. Pelajarannya adalah Nabi mengajarkan pada kita untuk selalu bersyukur atas nikmat yang Allah berikan," katanya.

Ketua Panitia acara Dr Muhammad Adyan Simanjuntak MT menyampaikan, kegiatan ini dihadiri pengurus PWNU Sumut, PCNU kabupaten/kota, lembaga dan Banom NU.

Acara ditutup dengan tausiah Nuzulul Quran yang disampaikan Prof Dr H Muzakkir MAg dengan bahasan Aquran Surat Yunus ayat 57 disebutkan, "Wahai manusia sungguh telah datang kepadamu "mauizah" (pengajaran dan peringatan) dari Tuhanmu, penyembuh dari sesuatu (penyakit) yang terdapat dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang mukmin".

Secara garis besar ada empat pesan dalam ayat itu yakni, Alquran sebagai pengajaran, penyembuh bagi penyakit, petunjuk menuju kebenaran, dan sebagai rahmat yang besar bagi orang-orang beriman.

Hadir pada kegiatan ini, Ketua MUI Sumut Maratua Simanjuntak, Forkopimda, OPD Sumut, jajaran pengurus dan anggota PWNU diantaranya Khatib Dr H abrar M Dawud Faza MA, Sekretaris Dr H Zulkifli Sitorus MA, serta warga NU.

Editor
: sugiatmo

Tag:

Berita Terkait

Medan

Ketua PPIH Bersyukur Kartu Nusuk Diterima Jemaah di Embarkasi

Medan

KAI Divre I Sumut Siapkan 23 Ribu Kursi, Hubungkan Masyarakat di Libur Panjang Hari Buruh

Medan

Kakanwil Kemenhaj Sumut Ingatkan Kegunaan Kartu Nusuk

Medan

Legislator NasDem Nilai "Gubsu Menampar Sopir Dirut Bentuk Kepedulian Bapak Terhadap Anak".

Medan

PT Musim Mas Hibahkan Smart Class ke UIN Sumut, Rektor : Akan Lahir Generasi Berkualitas dan Unggul

Medan

Menjadi Jantung Ekonomi Asahan, Stasiun Kisaran Layani 54.866 Penumpang pada Maret 2026