analisamedan.com -Tren makanan kekinian berbahan baku olahan daging seperti sosis, nugget,bakso, steak, abon, dendeng, banyak beredar di pasar dan disinyalir menggunakanpengawet kimia berbahaya.
Efek negatifyang timbul akibat konsumsi olahan daging yang mengandung pengawet kimiaberbahaya tersebut menyebabkan perilaku hiperaktif pada anak, kerusakanjantung, penyumbatan pembuluh darah (kolesterol), asma dan kanker (Pulungan,2020).
Pernyataan itu terungkap pada saat pelaksanaan Program Kemitraan PengembanganMuhammadiyah UMSU 2023 yang telah dilaksanakan pada Sabtu, 15 Juli 2023 di 'AisyiyahRanting Denai-Medan Kota Medan dengan judul PKPM "Pembuatan Tepung Daun Kelor Sebagai Pengawet AlamiProduk Olahan Daging"
Makanan berbahan baku olahan daging yang rentan terhadap pengawet kimia juga memilikikandungan gizi yang rendah, melalui organsasi 'Aisyiyah sebagai organisasiwanita Muhammadiyah sangat konsen dan peduli terhadap kesejahteraan sosial.
Salah satu tujuan organisasi 'Aisyiyah adalahmemajukan perekonomian dan kewirausahaan ke arah hidup yang lebih berkualitas untukitu penggunaan bahan pengawet alami pada olahan daging perlu disosialisasikandan diaplikasikan sebagai manifes pola hidup sehat warga Muhammadiyah untukkualitas hidup yang lebih baik.
Halini disampaikan Ketua Pelaksana Program PKPM Dr. Ir. Desi Ardilla, M.Si pada saat pelatihan kegiatanPKPM didampingi anggota PKPM yaitu Khairunnisa Rangkuti, SP., M.Si, MuhammadThamrin, M.Si dengan anggota dari mahasiswayakni NurulOktavia Ningtyas, Sumitra Wijaya, Negi Oriza Sativa.
Pelatihan TepungDaun Kelor
Pelatihan pembuatan tepung daun kelor sebagai pengawet alami sekaligusmenambah nilai gizi produk olahan daging seperti bakso, nugget, sosis dan dimsumdengan cara menambahkan tepung daun kelor kedalam adonan bahan. Selainberfungsi sebagai pengawet , tepung daun kelor juga berfungsi sebagai fortifikan (pengayaan zat gizi) padaproduk olahan daging.
KetuaMajelisEkonomi 'Aisyiyah Ranting Denai Ibu Intan Jamilah Lubis di damping SekretarisDinda Fadila, S.Pd mengucapkan terima kasih kepada tim pengabdian UMSU karenasudah memberikan pelatihan dan edukasi tentang pengawet alami dan bahayapenggunaan pengawet kimia. Saya berharap kegiatan PKPM ini tidak hanya sampaipada kegiatan ini saja, tapi bisa pada potensi yang lain
Turut hadir pada kegiatanPKPM, diantaranya Dosen Fakultas Pertanian
UMSU Sri Utami, SP., MP, Dr. SasmitaSiregar, Dr. Bunga Raya Ketaren, Hadriansyah Sinaga, SP., M.Agr, Hazen ArrazieKurniawan, SP., M.Si, dan Mhd Alqomari. SP., MP.