analisamedan.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mempertegas peran strategisnya dalam menjaga ketahanan energi nasional dengan menyalurkan 29.199 kiloliter (KL) Bahan Bakar Minyak (BBM) sepanjang masa Angkutan Lebaran 2026.
Distribusi masif yang setara dengan 22.064 ton tersebut menjadi tulang punggung rantai pasok energi di Sumatera Utara, memastikan ketersediaan bahan bakar di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Kisaran dan Pematangsiantar tetap terjaga di tengah lonjakan konsumsi masyarakat.
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa selama periode 11 hingga 31 Maret 2026 efisiensi menjadi kunci utama operasional. Sebanyak 56 perjalanan dengan total membawa 858 gerbong dikerahkan untuk melayani relasi Labuan–Siantar dan Labuan–Kisaran guna menjamin distribusi yang tepat waktu dan terjadwal.
"Kereta api merupakan moda logistik vital yang memungkinkan pengiriman energi dalam volume besar secara sekaligus. Dengan kapasitas angkut yang besar dan kepastian jadwal, kami mampu mendukung distribusi BBM secara efisien dan meminimalkan risiko kendala di jalur darat lainnya," ujar Anwar.