HUT Indian Sosial Komunitas ke 8 Berlangsung Meriah Ribuan Warga Ikuti Ikuti ISK Fun Walk 2026

Sugiatmo
Analisamedan.com/suhayri
Analisamedan.com/Suhayri Para Pengurus ISK Bersama panitia diabadikan di panggung utama di depan satu unit sepeda motor hadiah utama ISK Fun Walk 2026 di pelataran parkir Medan Fair Plaza, Minggu (26/4/2026).

analisamedan.com - Perayaan HUT Indian Social Komunitas(ISK) ke 8 berlangsung sangat meriah diikuti seribuan warga Kota Medan sekitarnya mengikuti ISK Fun Walk 2026 yang mengambil titik start dan finish di pelataran parkir depan Medan Fair Plaza Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan, Minggu (26/4/2026) pagi.

Antusiasme, kegembiraan dan keceriaan warga dalam kebersamaan olahraga ringan itu makin sempurna, karena seluruh peserta mendapatkan exclusive jersey, sarapan pagi, bingkisan menarik serta dapat melakukan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan panitia. Juga berkesempatan mendapatkan hadiah utama satu unit sepeda motor dan berbagai hadian cukup menarik lainnya yang dan hiburan menarik lainya.

Hadir pada kesempatan itu Ketua Yayasan ISK Jae Chandra didampingi Sekretaris yang juga Koordinator event Mahes Sharma, Bendahara Harpreet Singh, Panitia Pelaksana Anand, Wakil Ketua Delbag Singh, Pembina RK. Manoraj, Revindra, Dharma Suganda yang juga Pengawas ISK, Mageswaran, Krisna, Rames, Kartik, Madhia Alegen, Hendra Raj, Jimmy Jayaraj serta sejumlah tokoh lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan ISK, Jae Chandra menyampaikan, gerak jalan santai sejauh 5 Km ini selain meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga dan bersilaturahmi, juga memberikan atensi khusus bagi pendidikan anak dengan mengangkat tema Stop Putus Sekolah.

Berdasarkan data dari Komisi Perlindungan Anak Indoesia (KPAI) menyebutkan bahwa, sekitar 7.600 anak tingkat SD dan SMP di Kota Medan serta Deliserdang dilaporkan putus sekolah, yang disebabkan berbagai faktor di antaranya persoalan ekonomi, rendahnya perhatian orang tua, lingkungan, pergaulan remaja, pengaruh narkoba dan lain sebagainya.

Menurut dia, tema ini sangat penting dan strategis sekaligus sebagai program ISK dalam mendukung program pemerintah untuk mempersiapkan generasi emas bangsa sebagai calon pemimpin masa depan mengisi pembangunan Indonesia di masa datang.

"Karena itu kami mengangkat isu sangat crusial ini, sebab putus sekolah merupakan momok paling menakutkan dalam pembangunan generasi bangsa menjadi actor utama kemajuan Indonesia Emas 2045 menandai satu abad Kemerdekaan RI," ungkapnya.


Editor
: sugiatmo

Tag:

Berita Terkait

Medan

Ribuan Masyarakat Ikuti Fun Walk ISK 2026