analisamedan.com - Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan yang juga Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara, Zulkifli Sitorus mengingatkan bahwa, Jemaah calon haji yang akan menunaikan ibadah hajinya Ketika sudah masuk asrama haji lalu menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci, maka sesungguhnya tidak lagi membawa nama daerahnya tapi sudah membawa nama Indonesia.
"Ingatlah bahwa seluruh jemaah Ketika masuk asrama haji, tidak lagi membawa identitas daerah masing-masing, melainkan menjadi representasi bangsa Indonesia di hadapan dunia internasional," kata Zulkifli Sitorus di Aula 1 Madinatul Hujjaj, Ahmed, Rabu (29/4/2026) dini hari.
Dia yang menyampaikan itu Ketika melepas keberangkatan Jemaah haji Kelompok Terbang (Koter) 7 yang take off dari Bandara Internasional Kualanamu sekira pukul 04.05 WIB itu menjlaskan, begitu bapak dan ibu berada di Tanah Suci, bapak dan ibu bukan lagi jemaah Asahan, Medan, atau daerah lainnya, tetapi jemaah haji Indonesia.
"Untuk itu jagalah nama baik bangsa kita, saling membantu, dan saling peduli sesama jemaah," tegas Zulkifli Sitorus di hadapan para jemaah.
Turut menghadiri pelepasan tersebut Sekretaris PPIH Embarkasi Medan Dr. Torang Rambe, MA, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan, unsur PPIH Embarkasi Medan, perwakilan Pemerintah Kabupaten Asahan, jajaran petugas kloter, serta keluarga jemaah.