AJWI Sumut Dukung Kepolisian Usut Kematian Bripka Arfan Saragih

Diduga Ada Oknum Nikmati Hasil Penggelapan Pajak
Frans Zul Sianturi
istimewa
Ketua AJWI Sumatra Utara, Robert MT Sianipar dalam sebuah rapat di Kantor AJWI Sumatra Utara
analisamedan.com -Aliansi Jurnalis Warga Indonesia (AJWI) Sumatra Utara mendukung Kapolres Samosir, AKBP Yogie Hardiman, SIK, MH mengungkap kasus kematian Bripka Arfan Saragih dengan melibatkan tim khusus dari Polda Sumatra Utara.

"Kapolres Samosir masih baru bertugas dan semoga beliau dimampukan untuk mengusut kasus ini dengan terang benderang," kata Ketua AJWI Sumatra Utara, Robert MT Sianipar melalui Sekjen AJWI, Franszul M Sianturi, Senin (27/3/2023).

Di ambil alihnya kasus kematian Bripka Arfan Saragih oleh Polda Sumatra Utara diharapkan mampu membuka tabir kematian anggota Satuan Lalu Lintas Polres Samosir itu. Pasalnya, dugaan penggelapan pajak di UPT Samsat Pangururan yang dilakukan Bripka Arfan Saragih bersama 4 oknum Pegawai Harian Lepas Dispenda Samosir disinyalir telah berlangsung lama. Sehingga, kuat dugaan ada oknum-oknum nakal yang menikmati hasil penggelapan pajak itu.

"Kami sangat mendukung langkah Polda Sumatera Utara mengambil alih penanganan kasus kematian Bripka Arfan Saragih. Dan, kepolisian harus terus menyelidiki siapa dalang sesungguhnya karena ini sudah berlangsung lama dan diduga melibatkan oknum oknum yang tidak bertanggung jawab," tambahnya.

Belum lama ini, keluarga Bripka Arfan Saragih menyampaikan keluh kesah mereka ke Mapolda Sumut, Jumat (24/03). Pihak keluarga keberatan dengan kematian Arfan yang dinyatakan bunuh diri pada 6 Februari 2023.

"Saat ini perkara tersebut sudah ditangani Polda Sumut," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak melalui Kabid Humas Kombes Polisi Hadi Wahyudi.

Hadi menyebutkan Kapolda Sumut telah mendengarkan langsung keluhan istri dan keluarga almarhum. "Kapolda Sumut sudah bertemu dengan istri almarhum dan mendengar apa yang menjadi kegusaran pihak keluarga," ucapnya.

Ia mengatakan Polda Sumut telah membentuk tim terdiri atas Reserse Krimsus, Reserse Krimum dan Propam. "Kapolda Sumut memastikan proses penanganan perkara yang saat ini ditarik Polda Sumut berjalan transparans dan terbuka," kata Hadi.

Bripka Arfan Saragih ditemukan tewas usai dituduh menggelapkan uang wajib pajak kurang lebih Rp 2,5 miliar di Samsat Samosir UPT Pangururan.

Meski tim ahli digital dan forensik telah menerangkan penyebab kematian Bripka Arfan adalah karena bunuh diri dengan menenggak racun sianida, pihak keluarga belum menerimanya. Pihak keluarga yang merasa kematian Arfan janggal dan didampingi pengacaranya melapor ke Mapolda Sumut.

Bripka Arfan Saragih ditemukan tewas di tebing curam Dusun Simullop, Desa Siogung Ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir oleh sesama rekan polisinya pada 6 Februari 2023.

Menurut keterangan polisi, di dekat jenazah mayat Bripka Arfan ditemukan botol minuman bersoda berwarna keruh yang diduga telah dicampur dengan racun sianida dan botol yang diduga berisi serbuk racun. Kemudian, tidak jauh dari tubuh korban ditemukan tas berwarna hitam yang di dalamnya terdapat 19 BPKB dan 25 STNK.

Editor
: frans

Tag:

Berita Terkait

Medan

Tiga Anggota Polisi Diperiksa Usai Kecelakaan di Medan, Korban Masih Kritis

Medan

Diduga Tipu dan Gelapkan Uang Pencairan Pinjaman, Oknum Pegawai Leasing dan PT Buana Finance dilaporkan

Medan

Dua Pengedar Sabu Dicokok Polisi dari Lokasi Berbeda

Medan

Pesta Sabu, 4 Pria dan 1 Wanita Diringkus Polisi

Medan

Setelah Diperiksa dan Tidak Cukup Bukti, Polsek Medan Area Lepaskan Warga

Medan

Dinilai Salah Prosedur Tetapkan Tersangka Dalam Kasus Judi dan Pencucian Uang Yang Ditangani Polda Metro Jaya, Polrestabes Medan Diprapidkan